10 Bandara Terluas di Dunia

Rabu, 01 April 2026 11:33 WIB

Penulis:Pratiwi

turki.jpg
İGA İstanbul Airport | Official Facebook

(sijori.id) - Bagi sebagian besar orang, bandara hanyalah tempat transit—terminal, gerai duty-free, dan gerbang keberangkatan. Namun, di beberapa negara, bandara berkembang layaknya kota mandiri dengan luas ratusan kilometer persegi, lengkap dengan fasilitas kelas dunia hingga kawasan konservasi.

Skala infrastruktur inilah yang membuat sejumlah bandara masuk dalam daftar terbesar di dunia berdasarkan luas lahan. Berikut 10 bandara dengan area paling luas secara global:

1. King Fahd International Airport – Arab Saudi

Bandara ini masih menjadi yang terbesar di dunia dengan luas sekitar 776 km²—bahkan melampaui luas negara Bahrain. Sebagian besar lahannya masih berupa gurun yang difungsikan sebagai buffer untuk terminal komersial dan kerajaan.

2. Denver International Airport – Amerika Serikat

Dengan luas 135,7 km², bandara ini menjadi yang terbesar di Amerika Utara. Infrastruktur luas memungkinkan pengoperasian enam landasan pacu dalam berbagai kondisi cuaca.

3. Kuala Lumpur International Airport – Malaysia

Memiliki luas sekitar 100 km², KLIA tidak hanya menampung dua terminal besar, tetapi juga sirkuit balap, lapangan golf, hingga kawasan hijau alami.

4. Istanbul Airport – Turki

Bandara mega-hub ini berdiri di atas lahan 76,5 km². Dirancang sebagai penghubung utama Eropa–Asia, fasilitasnya mencakup terminal raksasa dan lima landasan aktif.

5. Dallas/Fort Worth International Airport – Amerika Serikat

Dengan luas 69,6 km², bandara ini memiliki sistem operasional mandiri, termasuk kepolisian dan kode pos sendiri.

6. Orlando International Airport – Amerika Serikat

Dulunya pangkalan militer, kini bandara seluas 53,8 km² ini menjadi pintu gerbang menuju destinasi wisata utama di Florida.

7. Washington Dulles International Airport – Amerika Serikat

Bandara seluas 48,6 km² ini menjadi gerbang internasional utama ke ibu kota AS, dengan desain arsitektur ikonik sejak era pertengahan abad ke-20.

8. Beijing Daxing International Airport – China

Dikenal dengan desain “bintang laut”, bandara ini memiliki luas 46,6 km² dan dirancang untuk efisiensi mobilitas penumpang.

9. George Bush Intercontinental Airport – Amerika Serikat

Bandara seluas 44,5 km² ini menjadi hub penting penghubung Amerika Serikat dengan kawasan Amerika Latin.

10. Shanghai Pudong International Airport – China

Menutup daftar, bandara seluas 40 km² ini menjadi pusat penerbangan internasional Shanghai sekaligus salah satu bandara kargo tersibuk di dunia.

 

Bagaimana dengan Changi Singapura?

Meski tidak masuk daftar berdasarkan luas lahan, Singapore Changi Airport tetap menunjukkan kelasnya. Bandara ini berdiri di atas lahan sekitar 25 km², namun mampu menghadirkan efisiensi dan fasilitas terbaik di dunia.

Terbukti, Changi kembali dinobatkan sebagai bandara terbaik dunia 2026 oleh Skytrax—untuk ke-14 kalinya.

Ke depan, ekspansi besar melalui proyek Changi East, termasuk pembangunan Terminal 5, akan menambah sekitar 1.080 hektare lahan baru. Ini menunjukkan bahwa ukuran bukan satu-satunya penentu kualitas—efisiensi dan inovasi tetap menjadi kunci.

Di tengah persaingan global, bandara-bandara raksasa ini membuktikan bahwa infrastruktur aviasi kini tak sekadar fasilitas transportasi, melainkan bagian dari ekosistem ekonomi dan konektivitas dunia. (*)