Aer Lingus Rayakan 90 Tahun Penerbangan

Sabtu, 30 Mei 2026 23:59 WIB

Penulis:Pratiwi

aer.jpg
EI-ABI, yang dikenal dengan nama Iolar (bahasa Irlandia untuk "elang"), merupakan pesawat langka jenis de Havilland DH.84 Dragon yang berasal dari tahun 1936.

IRLANDIA (sijori.id) - Maskapai nasional Irlandia, Aer Lingus, memperingati 90 tahun perjalanan operasionalnya dengan memperkenalkan kembali pesawat bersejarah bernama Iolar yang telah selesai menjalani proses restorasi menyeluruh.

Pesawat yang memiliki registrasi EI-ABI tersebut merupakan jenis de Havilland DH.84 Dragon, salah satu pesawat langka yang berasal dari tahun 1936. Nama Iolar sendiri berarti “elang” dalam bahasa Irlandia.

Sebagai bagian dari perayaan ulang tahun ke-90, pesawat tersebut dijadwalkan terbang dari Dublin menuju Bristol, menghidupkan kembali penerbangan perdana Aer Lingus yang berlangsung pada 27 Mei 1936. Rute bersejarah tersebut menjadi titik awal perjalanan maskapai yang kini melayani berbagai destinasi di Eropa dan Amerika Utara.

Pada masa awal berdirinya, Aer Lingus hanya memiliki satu pesawat, satu rute penerbangan, dan lima penumpang. Namun dari langkah sederhana tersebut, maskapai berkembang menjadi salah satu operator penerbangan terbesar di Irlandia yang telah melayani berbagai tokoh dunia, mulai dari pemimpin negara hingga pemuka agama.

Pesawat Iolar memiliki nilai historis yang tinggi karena merupakan salah satu unit terakhir de Havilland DH.84 Dragon yang masih bertahan hingga saat ini. Pesawat tersebut menjadi simbol penting dalam sejarah penerbangan Irlandia.

Iolar yang diterbangkan saat ini bukanlah pesawat asli yang digunakan Aer Lingus pada 1936, melainkan pesawat saudara (sister aircraft) yang bergabung dengan armada maskapai pada dekade 1960-an. Pesawat ini pertama kali direstorasi pada perayaan ulang tahun ke-50 Aer Lingus pada 1986 dan kini kembali menggunakan registrasi EI-ABI sebagai penghormatan terhadap pesawat asli.

Dalam beberapa tahun terakhir, Iolar dipamerkan di fasilitas perawatan Aer Lingus di Bandara Dublin. Menjelang perayaan 90 tahun maskapai, pesawat tersebut menjalani proses restorasi selama empat bulan di Abbeyshrule Aerodrome, County Longford, oleh Midland Aviation dengan dukungan sukarelawan dari Aer Lingus.

Tim restorasi memadukan penelitian arsip sejarah, keahlian teknik, dan keterampilan kerajinan tradisional untuk memastikan keaslian pesawat tetap terjaga. Pekerjaan yang dilakukan mencakup pemeriksaan sertifikasi, perbaikan menyeluruh pada kedua mesin, serta restorasi kosmetik badan pesawat.

Proyek ini juga melibatkan salah satu tukang kayu penerbangan terakhir di Irlandia yang berperan penting dalam mempertahankan karakter asli pesawat bersejarah tersebut.

Chief Executive Officer Aer Lingus, Lynne Embleton, mengatakan bahwa restorasi Iolar menjadi cara untuk kembali terhubung dengan semangat pionir yang membentuk sejarah penerbangan Irlandia.

Menurutnya, proyek tersebut tidak hanya menjadi penghormatan terhadap masa lalu, tetapi juga pengingat sejauh mana perkembangan yang telah dicapai Aer Lingus selama sembilan dekade terakhir.

Restorasi Iolar turut didukung oleh Aer Lingus Charitable Foundation sebagai bagian dari upaya melestarikan warisan industri dan transportasi Irlandia bagi generasi mendatang. (*)