Yogyakarta
Jumat, 30 Desember 2022 21:38 WIB
Penulis:Pratiwi

YOGYA (sijori.id) - Yogyakarta, pada akhir tahun seperti ini amat sangat padat sekali. Berbagai destinasi wisata mulai kuliner, hingga pameran seni budaya, menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Kawasan Malioboro, jangan ditanya. Di sana sejumlah wisatawan juga berburu kuliner lokal ataupun memadati lokasi pameran seni budaya.
Ditemui di kawasan Tiiti Nol Kilometer atau di ujung selatan Malioboro misalnya, salah satu wisatawan asal Boyolali, Rita Nuraini mengaku datang bersama teman-teman kampusnya, untuk mengisi liburan dengan rekreasi ke sejumlah destinasi favorit di Yogyakarta.
Tak hanya ingin menikmati suasana khas Malioboro yang menyimpan sejarah panjang, Rita menyebutian bahwa kawasan Titik Nol Kilometer banyak dijumpai bangunan heritage yang instagramable.
"Ya saya bersama temen temen kampus datang melihat suasana Malioboro, juga berbelanja sekaligus bisa foto foto. Kalau ke Yogyakarta saya pasti menyempatkan diri berkunjung di kawasan Titik Nol dan Jalan Malioboro Yogyakarta," jelasnya, Jumat 30 Desember 2022.
Sementara Regina, wisatawan asal Bekasi yang datang bersama keluarga besarnya mengaku sengaja datang untuk menikmati malam tahun baru dan ingin melewatkan pergantian tahun baru di Malioboro bersama keluarga. Ia tiba di Yogyakarta sejak Rabu kemarin dan berencana mengunjungi tempat- tempat wisata di Yogyakarta hingga 2 Januari 2023 mendatang.
" Tadi saya jalan jalan bersama keluarga besar saya. Naik andong trus kita berbelanja gitu. Kita juga menikmati kuliner. Ya sejak kemarin ke Yogya dan ingin menikmati malam tahun baru bersama keluarga," ungkap Regina.
Namun ada sebagian wisatawan yang datang ke Yogyakarta untuk alasan lainnya. Seperti Alfiah Wijayanti Soeroso, pemerhati seni budaya asal Kebumen Jawa Tengah, yang memilih menikmati liburan dengan msngunjungi berbagai lokasi pameran seni. Menurutnya Kota Yogyakarta adalah pusat kebudayaan Jawa, sekaligus miniatur Indonesia.
"Saya sekeluarga memilih tempat-tempat pameran seni. Salah satunya Pemeran Seni di Kumpeni Coffee and Artspace di Jalan Nyi Ahmad Dahlan ini. Ada banyak lukisan dan workshop seni. Kita mengapresiasi karya para seniman di Yogyakarta," jelas Alfi.
Selain di kawasan jantung Kota Yogyakarta, sebagian wisatawan juga blusukan memburu kuliner lokal seperti di Kampung Prawirotaman Yogyakarta. Di kawasan ini wisatawan bisa mencicipi beragam kuliner lokal seperti nasi pecel hingga menu lainnya.
Kampung Prawirotaman juga dikenal dengan sebutan kampung turis atau kampung bule, karena banyak wisatawan asing yang mencari penginapan maupun homestay di kawasan tersebut. Di kawasan ini, banyak dijumpai galeri seni, kafe hingga restoran yang menyajikan kuliner lokal. (Anz)
Bagikan