teknologi
Sabtu, 17 Januari 2026 22:45 WIB
Penulis:Pratiwi

(sijori.id) - Telepon pintar kerap dianggap sebagai benda sehari-hari yang bekerja secara ajaib. Padahal, di balik layar kecil itu terdapat rangkaian proses fisika dan elektronik yang saling terhubung.
Ketika seseorang berbicara di ponsel, suara pertama-tama ditangkap oleh mikrofon. Komponen ini mengubah gelombang suara menjadi sinyal listrik analog. Sinyal tersebut kemudian masuk ke konverter yang mengubahnya menjadi data digital berupa rangkaian angka nol dan satu.
Data digital itu selanjutnya diproses oleh modul radio frekuensi (radio frequency/RF). Modul ini mengubah data menjadi gelombang elektromagnetik yang dipancarkan ke stasiun pemancar terdekat atau base station. Dari sana, sinyal diteruskan ke pusat kendali operator seluler dan dikirimkan ke ponsel penerima.
Saat ponsel tujuan menerima gelombang elektromagnetik tersebut, prosesnya berjalan terbalik. Sinyal digital diubah kembali menjadi sinyal listrik, lalu menjadi suara yang keluar melalui pengeras suara. Dengan cara inilah panggilan telepon dapat berlangsung tanpa kabel.
Proses serupa juga terjadi saat pengguna menggulir layar untuk menonton video. Layar ponsel umumnya terdiri atas tiga lapisan utama. Lapisan paling atas berupa kaca pelindung. Di bawahnya terdapat layar tampilan yang tersusun dari jutaan titik cahaya kecil yang dapat berubah warna untuk membentuk gambar.
Di antara keduanya terdapat lapisan layar sentuh kapasitif. Lapisan ini berfungsi seperti papan tombol tak kasatmata yang mampu mendeteksi muatan listrik alami pada jari manusia. Ketika jari menyentuh layar, perubahan muatan listrik tersebut diterjemahkan sebagai perintah.
Seluruh aplikasi di ponsel pada dasarnya merupakan kumpulan sinyal listrik dan suara yang telah didigitalkan. Sinyal itu diproses oleh unit pemroses grafis (GPU) dan unit pemroses utama (CPU), atau dikirimkan melalui jaringan ke server dan stasiun pemancar.
Semua komponen tersebut—mulai dari chip, sensor, kamera, mikrofon, pengeras suara, hingga baterai—terpasang pada papan sirkuit utama dan bekerja secara terpadu.
Dari integrasi inilah lahir sebuah perangkat kecil yang kini menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan modern: smartphone. (*)
Bagikan
teknologi
sebulan yang lalu
teknologi
3 bulan yang lalu