Belajar Bahasa China dengan LingoAce

Rabu, 19 Januari 2022 22:07 WIB

Penulis:Pratiwi

19012022-LingoAce.jpg
LingoAce, platform pembelajaran bahasa China terpilih sebagai salah satu perusahaan dengan pertumbuhan paling transformatif di dunia dalam kategori pembelajaran digital versi GSV EdTech 150

 

JAKARTA (sijori.id) –  LingoAce terpilih sebagai salah satu dari 3.000 lebih perusahaan swasta bermodal ventura maupun perusahaan ekuitas swasta yang merevolusi dunia teknologi pendidikan. 

LingoAce, platform pembelajaran bahasa China terpilih sebagai salah satu perusahaan dengan pertumbuhan paling transformatif di dunia dalam kategori pembelajaran digital versi GSV EdTech 150 yang dikurasi oleh GSV Ventures.

GSV memperkirakan bahwa produk dari 150 perusahaan tersebut menjangkau sekitar 3 miliar orang -- hampir setengah dari populasi global -- dan menghasilkan pendapatan sekitar US$20 miliar.  

“Merupakan suatu kehormatan bagi kami untuk diakui dalam GSV EdTech 150,” ungkap CEO dan Founder LingoAce Hugh Yao dalam siaran pers yang diterima Eduwara.com, Rabu (19/1/2022).

Diungkap Hugh, dengan pendanaan baru sejumlah US$160 juta yang kami dapatkan pada tahun 2021, LingoAce berada dalam posisi yang lebih baik untuk mengembangkan bisnis, melalui pengembangan kurikulum, perluasan pasar baru, dan perekrutan talenta baru.

“Hal yang terpenting bagi kami adalah memastikan LingoAce memberikan pengalaman belajar terbaik bagi seluruh siswa,” ujar Hugh.

LingoAce menginovasikan cara belajar bahasa China untuk anak-anak dengan menciptakan pengalaman pendidikan yang menyenangkan dan menarik bagi siswa. Ini juga terbukti di Indonesia, LingoAce telah mengalami pertumbuhan pendaftar sebesar 4.800% sejak tahun 2020.

Hugh melanjutkan, LingoAce didukung dengan platform yang memudahkan orang tua dalam merencanakan, menjadwalkan, maupun memantau perkembangan anak-anak mereka.

Saat ini, LingoAce memiliki lebih dari 4.000 guru bersertifikat profesional dengan akreditasi CTCSOL internasional untuk pengajaran bahasa China kepada siswa global.

Pandemi Covid-19 juga menyebabkan perubahan pola pendidikan, yang berdampak kepada peningkatan minat dalam pendidikan bahasa dan adopsi pembelajaran online secara signifikan.

Hal ini juga terlihat dari pertumbuhan bisnis LingoAce yang mencapai hampir 4.000% secara global sejak akhir tahun 2019. Berdasarkan silabus yang terakreditasi secara global, pengalaman belajar LingoAce dirancang secara in-house oleh tim spesialis kurikulum dan pendidikan, yang juga didukung oleh berbagai pakar multimedia, animasi, dan gamifikasi.  (*)