bp batam
Rabu, 18 Maret 2026 11:21 WIB
Penulis:Pratiwi

BATAM (sijori.id) — BP Batam memberikan penghargaan kepada sejumlah mitra strategis yang dinilai berkontribusi signifikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan penguatan ekosistem investasi sepanjang 2025. Apresiasi tersebut diserahkan dalam ajang “Apresiasi Kolaborasi Investasi Batam 2026” yang digelar di Grand Mercure Batam Centre, Senin (16/3/2026).
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas sinergi lintas sektor dalam menjaga iklim investasi yang kondusif di Batam.
“Apresiasi ini kami berikan sebagai bentuk terima kasih kepada pemerintah pusat, daerah, instansi vertikal, serta seluruh pemangku kepentingan yang telah berkontribusi dalam mendorong kemajuan ekonomi Batam,” ujar Amsakar.
Ia menekankan bahwa kolaborasi antarlembaga menjadi fondasi utama dalam menciptakan ekosistem investasi yang aman, kompetitif, dan berkelanjutan. Pendekatan ini, menurutnya, terbukti mampu memperkuat daya tarik Batam sebagai kawasan investasi strategis di Indonesia.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, pertumbuhan ekonomi Batam pada Triwulan IV 2025 mencapai 7,49 persen, meningkat tajam dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 3,27 persen. Secara tahunan, pertumbuhan ekonomi Batam sepanjang 2025 tercatat sebesar 6,76 persen.
Dari sisi investasi, realisasi mencapai Rp69,3 triliun atau melampaui target yang ditetapkan. Kinerja tersebut juga diikuti dengan perbaikan indikator sosial. Tingkat kemiskinan di Batam tercatat turun dari 4,85 persen atau sekitar 83,57 ribu jiwa pada 2024 menjadi 3,81 persen atau sekitar 68,04 ribu jiwa pada 2025.
“Hasil ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak hanya tercermin dalam angka makro, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” kata Amsakar.
Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menambahkan bahwa momentum penghargaan ini menjadi penguat komitmen bersama untuk mempererat kolaborasi ke depan.
“Capaian hari ini harus menjadi motivasi untuk terus membangun Batam sebagai kawasan yang maju, modern, dan berdaya saing global,” ujarnya.
Menurut Li Claudia, keberlanjutan pertumbuhan ekonomi Batam sangat bergantung pada sinergi yang sehat antara pemerintah, pelaku usaha, dan institusi pendukung lainnya, termasuk sektor keamanan, keuangan, dan pendidikan.
Sejumlah penerima penghargaan berasal dari berbagai sektor, mulai dari perwakilan diplomatik, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, hingga asosiasi dunia usaha. Di antaranya perwakilan pemerintah pusat seperti Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, otoritas moneter Bank Indonesia, serta pemerintah daerah seperti Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan Pemerintah Kota Batam.
Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada unsur aparat keamanan dan penegak hukum seperti Polda Kepulauan Riau, Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau, serta lembaga layanan publik dan BUMN/BUMD, termasuk PT PLN Batam dan BPJS Kesehatan.
Dari sektor usaha dan asosiasi, penghargaan turut diberikan kepada Kamar Dagang dan Industri Batam, Asosiasi Pengusaha Indonesia, serta sejumlah organisasi sektor properti, perhotelan, dan industri lainnya.
Ke depan, BP Batam menegaskan akan terus memperkuat pengawasan, meningkatkan kualitas layanan perizinan, serta mempercepat realisasi investasi. Upaya ini diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru dan memperkuat posisi Batam sebagai salah satu tujuan investasi unggulan di kawasan regional maupun internasional.
Bagikan
bp batam
4 bulan yang lalu
bp batam
5 bulan yang lalu