Cara Menghangatkan Ayam Goyeng agar Tetap Renyah

Sabtu, 20 Juni 2026 18:54 WIB

Penulis:Pratiwi

Editor:Pratiwi

ayam-goyeng.jpg
ilustrasi ayam goyeng | Unsplash

(sijori.id) - Ayam goyeng menjadi salah satu hidangan favorit banyak orang berkat perpaduan tekstur renyah di luar dan daging yang lembut serta juicy di dalam. Namun, ketika masih ada sisa ayam goyeng, tantangan berikutnya adalah menghangatkannya kembali tanpa membuat kulitnya lembek atau dagingnya kering.

Kesalahan yang paling sering dilakukan adalah menggunakan microwave. Meski praktis, metode ini justru dapat membuat ayam menjadi kenyal, kulit kehilangan kerenyahannya, dan cita rasa berkurang.

Agar ayam goyeng tetap lezat seperti saat baru disajikan, berikut tiga cara yang bisa dicoba.

 

1. Menghangatkan Ayam Goyeng dengan Oven

Oven menjadi salah satu metode terbaik untuk mengembalikan tekstur renyah pada kulit ayam sekaligus menjaga kelembapan dagingnya.

Cara melakukannya:
 

  • Panaskan oven hingga suhu 200 derajat Celsius (sekitar 400 derajat Fahrenheit).
     
  • Diamkan ayam goreng pada suhu ruang selama 10 hingga 30 menit.
     
  • Letakkan ayam di atas rak kawat (wire rack) yang ditempatkan di atas loyang.
     
  • Panggang selama 10 hingga 15 menit atau hingga ayam benar-benar panas.

Penggunaan rak kawat memungkinkan udara panas bersirkulasi di seluruh bagian ayam sehingga kulit tetap renyah secara merata.

 

2. Menghangatkan Kembali dengan Wajan

Metode ini cocok bagi yang ingin mendapatkan tekstur renyah mendekati ayam goyeng yang baru matang.

Cara melakukannya:
 

  • Panaskan minyak goreng netral dalam wajan hingga mencapai suhu sekitar 150 derajat Celsius.
     
  • Diamkan ayam pada suhu ruang terlebih dahulu.
     
  • Masukkan ayam secara perlahan ke dalam minyak panas.
     
  • Goreng selama dua hingga tiga menit di setiap sisi.
     
  • Angkat dan tiriskan di atas rak kawat atau tisu dapur selama sekitar lima menit.

Metode ini mampu mengembalikan kerenyahan kulit ayam, meskipun hasilnya bisa sedikit lebih berminyak dibanding saat pertama kali digoreng.

 

3. Menggunakan Air Fryer

Air fryer menjadi pilihan yang semakin populer karena praktis dan tidak memerlukan tambahan minyak.

Cara melakukannya:
 

  • Diamkan ayam goyeng selama 10 hingga 30 menit pada suhu ruang.
     
  • Susun ayam dalam keranjang air fryer dalam satu lapisan tanpa saling bertumpuk.
     
  • Atur suhu sekitar 190 derajat Celsius (375 derajat Fahrenheit).
     
  • Masak selama tiga hingga empat menit per sisi sambil membalik ayam di pertengahan waktu.
     
  • Setelah matang, letakkan ayam di atas rak kawat selama beberapa menit sebelum disajikan.

Banyak pecinta kuliner menganggap air fryer sebagai metode terbaik karena mampu mengembalikan kerenyahan ayam goreng dengan cepat tanpa menambah minyak.

 

Mengapa Microwave Tidak Disarankan?

Microwave memang dapat memanaskan ayam dalam hitungan menit, tetapi panas yang dihasilkan cenderung membuat uap air terperangkap di dalam lapisan tepung. Akibatnya, kulit ayam menjadi lembek dan kehilangan tekstur renyah yang menjadi daya tarik utama ayam goyeng.

Selain itu, daging ayam berisiko menjadi keras dan kenyal jika dipanaskan terlalu lama.

 

Tips Tambahan
 

  • Jangan langsung memanaskan ayam yang masih dingin dari kulkas. Diamkan terlebih dahulu pada suhu ruang selama beberapa menit.
     
  • Hindari menumpuk potongan ayam saat menggunakan oven atau air fryer agar panas tersebar merata.
     
  • Gunakan rak kawat jika memungkinkan untuk menjaga bagian bawah ayam tetap renyah.

Dengan teknik yang tepat, ayam goreng sisa dapat kembali nikmat dengan kulit yang garing dan daging yang tetap juicy, hampir seperti saat baru diangkat dari penggorengan. (*)