Sabtu, 20 Juni 2026 18:54 WIB
Penulis:Pratiwi
Editor:Pratiwi

(sijori.id) - Ayam goyeng menjadi salah satu hidangan favorit banyak orang berkat perpaduan tekstur renyah di luar dan daging yang lembut serta juicy di dalam. Namun, ketika masih ada sisa ayam goyeng, tantangan berikutnya adalah menghangatkannya kembali tanpa membuat kulitnya lembek atau dagingnya kering.
Kesalahan yang paling sering dilakukan adalah menggunakan microwave. Meski praktis, metode ini justru dapat membuat ayam menjadi kenyal, kulit kehilangan kerenyahannya, dan cita rasa berkurang.
Agar ayam goyeng tetap lezat seperti saat baru disajikan, berikut tiga cara yang bisa dicoba.
1. Menghangatkan Ayam Goyeng dengan Oven
Oven menjadi salah satu metode terbaik untuk mengembalikan tekstur renyah pada kulit ayam sekaligus menjaga kelembapan dagingnya.
Cara melakukannya:
Penggunaan rak kawat memungkinkan udara panas bersirkulasi di seluruh bagian ayam sehingga kulit tetap renyah secara merata.
2. Menghangatkan Kembali dengan Wajan
Metode ini cocok bagi yang ingin mendapatkan tekstur renyah mendekati ayam goyeng yang baru matang.
Cara melakukannya:
Metode ini mampu mengembalikan kerenyahan kulit ayam, meskipun hasilnya bisa sedikit lebih berminyak dibanding saat pertama kali digoreng.
3. Menggunakan Air Fryer
Air fryer menjadi pilihan yang semakin populer karena praktis dan tidak memerlukan tambahan minyak.
Cara melakukannya:
Banyak pecinta kuliner menganggap air fryer sebagai metode terbaik karena mampu mengembalikan kerenyahan ayam goreng dengan cepat tanpa menambah minyak.
Mengapa Microwave Tidak Disarankan?
Microwave memang dapat memanaskan ayam dalam hitungan menit, tetapi panas yang dihasilkan cenderung membuat uap air terperangkap di dalam lapisan tepung. Akibatnya, kulit ayam menjadi lembek dan kehilangan tekstur renyah yang menjadi daya tarik utama ayam goyeng.
Selain itu, daging ayam berisiko menjadi keras dan kenyal jika dipanaskan terlalu lama.
Tips Tambahan
Dengan teknik yang tepat, ayam goreng sisa dapat kembali nikmat dengan kulit yang garing dan daging yang tetap juicy, hampir seperti saat baru diangkat dari penggorengan. (*)
Bagikan