pasien Indonesia
Sabtu, 20 Desember 2025 21:38 WIB
Penulis:Pratiwi

MALAYSIA (sijori.id) - Malaysia terus mengokohkan posisinya sebagai salah satu tujuan utama medical tourism di Asia Tenggara. Kombinasi fasilitas kesehatan modern, tenaga medis berpengalaman, serta kemudahan akses bagi pasien internasional—termasuk dari Indonesia—menjadi fondasi utama daya saing sektor ini.
Di negara bagian Johor, pengembangan layanan kesehatan berkualitas berlangsung cukup pesat. Wilayah ini tidak hanya menjadi pintu masuk bagi pasien mancanegara, tetapi juga laboratorium penerapan teknologi medis mutakhir dan model pelayanan yang berorientasi pada keselamatan serta kenyamanan pasien.
Salah satu institusi yang menonjol adalah Rumah Sakit Gleneagles Johor. Dalam satu dekade terakhir, rumah sakit ini berkembang menjadi rujukan penting bagi pasien Indonesia, khususnya dari Batam dan Kepulauan Riau. Layanannya banyak dimanfaatkan untuk pemeriksaan kesehatan, perawatan lanjutan, hingga pencarian opini medis kedua untuk berbagai kondisi.
Gleneagles Johor berada di bawah naungan IHH Healthcare, grup rumah sakit terbesar di Malaysia yang mengelola 18 rumah sakit. Sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Kesehatan Malaysia, IHH mendorong penerapan konsep Value-Driven Outcomes (VDO)—pendekatan pelayanan yang menitikberatkan pada hasil klinis, kecepatan pemulihan, serta efisiensi biaya tanpa mengorbankan standar keselamatan pasien.
Dalam praktiknya, Gleneagles Johor dikenal sebagai future-ready hospital. Rumah sakit ini telah mengadopsi berbagai teknologi kesehatan mutakhir, mulai dari digital PET scan, radioterapi berpresisi tinggi, hingga prosedur bedah minimal invasif berbantuan sistem robotik.
Menteri Kesehatan Malaysia, Dr. Dzulkefly Ahmad, sebelumnya menekankan pentingnya sinergi antara sektor publik dan swasta dalam reformasi sistem kesehatan nasional. Menurut dia, keterjangkauan layanan, pencegahan penyakit, dan kemitraan lintas sektor menjadi pilar utama kebijakan kesehatan Malaysia. Dalam kerangka itu, rumah sakit swasta memiliki peran strategis dalam menghadirkan inovasi dan efisiensi layanan.
Komitmen tersebut ditegaskan pula oleh CEO IHH Healthcare Malaysia, Dr. Kamal Amzan. Ia menyatakan bahwa IHH memosisikan diri sebagai mitra jangka panjang dalam pembangunan sistem kesehatan nasional, dengan fokus pada pencegahan dini, peningkatan akses, serta dukungan terhadap layanan publik di wilayah yang paling membutuhkan.
Sementara itu, Deputy CEO Gleneagles Johor, Sipika Singh, mengatakan rumah sakitnya berupaya menghadirkan pengalaman perawatan yang terintegrasi dan berbasis hasil. Pasien, kata dia, dapat menjalani proses dari tahap skrining, diagnosis, hingga pengobatan dalam satu jalur layanan yang konsisten, ditopang standar klinis dan teknologi modern.
Dengan pengalaman satu dekade dan pengembangan teknologi berkelanjutan, Gleneagles Johor tidak hanya memposisikan diri sebagai tempat berobat, tetapi sebagai bagian dari ekosistem kesehatan Malaysia yang menyasar pasien regional, termasuk dari Indonesia. (*)
Bagikan
pasien Indonesia
2 bulan yang lalu