Jannik Sinner Ungguli Carlos Alcaraz dalam Perebutan Gelar Besar

Selasa, 14 Juli 2026 14:17 WIB

Penulis:Pratiwi

janic.jpg

(sijori.id) – Jannik Sinner semakin mempertegas dominasinya di dunia tenis setelah sukses mempertahankan gelar Wimbledon 2026. Kemenangan tersebut membuat petenis nomor satu dunia itu memperlebar keunggulan atas rival utamanya, Carlos Alcaraz, dalam perolehan Big Titles.

Pada final Wimbledon 2026, Sinner mengalahkan Alexander Zverev untuk meraih gelar Wimbledon kedua secara beruntun sekaligus trofi Grand Slam kelima sepanjang kariernya.

Gelar tersebut juga menjadi Big Title ke-17 bagi petenis asal Italia itu. Big Titles merupakan kategori prestisius yang mencakup gelar Grand Slam, ATP Finals, ATP Masters 1000, serta medali emas tunggal Olimpiade.

Sementara itu, Carlos Alcaraz saat ini mengoleksi 15 Big Titles, sehingga Sinner unggul dua gelar dalam persaingan keduanya.

 

Dominasi Sinner Sepanjang 2026

Perubahan peta persaingan mulai terlihat sejak awal musim. Setelah Alcaraz menjuarai Australian Open pada Februari lalu, petenis asal Spanyol itu sempat memimpin perolehan Big Titles dengan skor 15-11.

Namun, Sinner tampil luar biasa sepanjang musim 2026.

Petenis berusia 24 tahun tersebut berhasil memenangkan enam dari tujuh turnamen Big Titles yang digelar sejak Februari.

Ia menjadi pemain pertama dalam sejarah yang menjuarai lima turnamen ATP Masters 1000 pertama dalam satu musim, yakni di Indian Wells, Miami, Monte Carlo, Madrid, dan Roma.

Keberhasilan di Roma juga melengkapi pencapaiannya meraih Career Golden Masters, yaitu menjuarai seluruh turnamen ATP Masters 1000 setidaknya satu kali.

 

Koleksi Gelar Terus Bertambah

Sepanjang kariernya, Sinner kini telah mengoleksi:

  • 5 gelar Grand Slam
     
  • 2 gelar ATP Finals
     
  • 10 gelar ATP Masters 1000

Total tersebut menghasilkan 17 Big Titles dari 72 turnamen besar yang diikutinya.

Sebagai perbandingan, Alcaraz telah meraih:

  • 7 gelar Grand Slam
     
  • 8 gelar ATP Masters 1000
     
  • 0 gelar ATP Finals

Sehingga total koleksi Big Titles petenis Spanyol itu mencapai 15 gelar.

 

Mengejar Rekor Efisiensi

Sinner juga mencatat tingkat keberhasilan yang impresif. Ia rata-rata memenangkan satu Big Title setiap 4,2 turnamen yang diikutinya.

Catatan tersebut sudah melampaui legenda Swiss Roger Federer, yang memiliki rasio satu gelar setiap 4,4 turnamen.

Kini Sinner membidik rekor milik Alcaraz yang memiliki rasio 3,9 turnamen per gelar. Jika mampu memenangkan dua ajang Big Titles berikutnya, Sinner berpeluang melampaui catatan rivalnya tersebut.

Dalam sejarah tenis putra, hanya Novak Djokovic dengan rasio 3,3 dan Rafael Nadal dengan 3,5 yang memiliki tingkat keberhasilan lebih baik dalam meraih gelar-gelar paling bergengsi.

Dengan performa konsisten sepanjang musim 2026, Sinner semakin mengukuhkan dirinya sebagai pemain yang paling dominan di ATP Tour saat ini sekaligus pesaing utama Alcaraz dalam membentuk era baru tenis dunia. (*)