Inggris
Selasa, 11 Juli 2023 15:35 WIB
Penulis:Pratiwi

LONDON (sijori.id) - The Independent menyebutkan kasus kanker paru-paru di Inggris pada wanita diperkirakan mencapai 27.332, melampaui jumlah kasus pada pria yang diproyeksikan menjadi 27.172. Diperkirakan kesenjangan tersebut akan semakin melebar.
Kanker paru-paru menjadi penyebab kematian paling banyak di negara ini. Terhitung terdapat satu dari lima kematian akibat kanker. Diperkirakan ada sekitar 34.800 kematian per hari akibat kanker paru-paru.
The Independent menyebutkan, pada 2038 hingga 2040 akan penderita kanker pada wanita akan mencapai 34.835 dibandingkan dengan pria sebesar 31.353. Manajer Cancer Research UK, Alizee Froguel, menyebutkan, “Proyeksi Cancer Research UK menunjukkan bahwa jumlah kasus kanker paru-paru baru pada wanita dapat melampaui jumlah pria tahun ini, dan kesenjangan itu akan melebar pada tahun 2040.”
Froguel juga menyebutkan, pada 2022 hingga 2024, proyeksi penderita kasus kanker baru dengan pria sebagai penderitanya mencapai 49,9% dan wanita mencapai 50,1%. Pada 2038 hingga 2040, proyeksi penderita kasus kanker baru dengan pria sebagai penderitanya mencapai 47,4% dan wanita mencapai 52,6%.
Fenomena ini terjadi karena dukungan dari pergeseran kesetaraan gender terutama dalam hal kelaziman merokok antara laki-laki dan perempuan.
Selain itu, Froguel juga menyebutkan penurunan pada pria dikarenakan pria lebih dahulu mencapai puncak merokok sehingga kejadian kanker paru-paru pada laki-laki mulai turun lebih awal daripada perempuan.
Paula Chadwick, kepala eksekutif Yayasan Kanker Paru-Paru Roy Castle, mengatakan bahwa proyeksi yang dikeluarkan oleh Cancer Research UK akan berfungsi sebagai pengingat penting bagi wanita dan meminimalkan kehancuran.
The Independent menyebutkan telah ada rencana memberikan skrining paru-paru kepada semua individu yang pernah merokok di Inggris. Hal tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengatasi kanker pada tahap awal. (*)
Bagikan