Selasa, 25 Agustus 2026 15:09 WIB
Penulis:Pratiwi

(sijori.id) – Kawasaki terus memperluas lini kendaraan listriknya melalui Ninja e-1 ABS, motor listrik yang menggabungkan desain sport khas keluarga Ninja dengan karakter berkendara yang lebih mudah didekati pengendara pemula.
Berbeda dengan motor listrik yang umumnya mengedepankan desain futuristis atau skuter, Ninja e-1 mempertahankan identitas sebagai motor sport dengan fairing penuh dan posisi berkendara yang menyerupai sepeda motor konvensional.
Kawasaki memosisikan Ninja e-1 sebagai kendaraan untuk penggunaan perkotaan dan komuter. Karakter tenaganya dirancang agar mudah dikendalikan, sementara bentuk dan ergonominya tetap memberikan sensasi mengendarai motor berukuran penuh.
Ninja e-1 menggunakan motor listrik dengan tenaga nominal 5,0 kW. Tenaga maksimum dapat mencapai 9,0 kW ketika fitur e-Boost digunakan.
Dalam mode ROAD, motor ini mampu melaju hingga sekitar 88 km/jam. Dengan mengaktifkan e-Boost, kecepatan maksimum meningkat hingga 105 km/jam untuk waktu terbatas. Fitur tersebut juga memberikan akselerasi yang lebih kuat ketika pengendara membutuhkan tambahan performa.
Kawasaki menyediakan dua pilihan mode berkendara, yakni ROAD dan ECO. Mode ECO membatasi performa untuk penggunaan yang lebih santai, sedangkan ROAD memberikan karakter berkendara yang lebih responsif.
Salah satu keunggulan Ninja e-1 adalah penggunaan dua baterai lithium-ion yang dapat dilepas dari motor.
Masing-masing baterai memiliki spesifikasi 50,4 volt dan 30 Ah. Baterai dapat diisi ulang tanpa harus selalu membawa seluruh motor ke lokasi pengisian, sehingga memberikan fleksibilitas bagi pengguna yang tidak memiliki fasilitas pengisian langsung di tempat parkir.
Kawasaki mengklaim jarak tempuh Ninja e-1 mencapai sekitar 41 mil atau 66 kilometer dalam mode ROAD tanpa menggunakan e-Boost. Waktu pengisian dari kondisi kosong hingga penuh disebut sekitar 3,7 jam untuk masing-masing baterai.
Meski menggunakan tenaga listrik, Kawasaki tidak membuat Ninja e-1 seperti motor listrik perkotaan biasa. Model ini menggunakan rangka trellis baja high-tensile dan suspensi depan teleskopik 41 mm.
Di bagian belakang terdapat suspensi dengan sistem linkage Uni-Trak, sementara sistem pengereman telah dilengkapi ABS. Kombinasi tersebut dirancang untuk memberikan karakter pengendalian yang lebih menyerupai sepeda motor konvensional.
Kawasaki juga membekali motor ini dengan sistem ERGO-FIT yang memungkinkan penyesuaian posisi berkendara agar lebih sesuai dengan postur pengguna.
Dari sisi tampilan, fairing penuh membuat Ninja e-1 tetap memiliki identitas visual yang kuat sebagai bagian dari keluarga Ninja. Desain tersebut menjadi salah satu pembeda utama dibandingkan motor listrik yang mengutamakan bentuk minimalis.
Untuk penggunaan sehari-hari, Ninja e-1 memiliki WALK Mode dengan fungsi mundur. Fitur ini dirancang untuk membantu pengendara ketika melakukan manuver pada kecepatan sangat rendah, seperti saat keluar-masuk tempat parkir atau memindahkan motor di ruang sempit.
Motor ini juga menggunakan sistem pengoperasian tanpa kopling dan dilengkapi panel instrumen TFT berwarna yang mendukung konektivitas smartphone melalui aplikasi RIDEOLOGY.
Dengan kombinasi tersebut, Ninja e-1 lebih diarahkan sebagai motor listrik untuk mobilitas harian di perkotaan ketimbang kendaraan untuk perjalanan jarak jauh.
Untuk model tahun 2027, Kawasaki kembali menawarkan Ninja e-1 ABS dengan spesifikasi dasar yang mempertahankan karakter motor listrik sebelumnya. Kawasaki mengumumkan harga mulai US$7.599 di pasar Amerika Serikat.
Namun, daya tarik utama Ninja e-1 bukan sekadar angka harga. Motor ini menawarkan pendekatan berbeda terhadap kendaraan listrik dengan mempertahankan desain motor sport, baterai yang dapat dilepas, e-Boost, serta karakter berkendara yang mudah dikendalikan.
Dengan konsep tersebut, Ninja e-1 menjadi salah satu pilihan menarik bagi pengendara yang ingin beralih ke kendaraan listrik tanpa meninggalkan sensasi dan tampilan khas sepeda motor sport Kawasaki. (*)
Bagikan