Kamis, 09 Juli 2026 10:29 WIB
Penulis:Pratiwi

FOXBOROUGH (sijori.id) – Di balik aksi heroiknya membawa Paraguay melaju di Piala Dunia 2026, penjaga gawang Orlando Gill menyimpan kisah perjuangan yang mengharukan. Beberapa tahun lalu, ia bahkan terpaksa menjual seluruh perlengkapan sepak bolanya, termasuk jersey Timnas Paraguay U-20, demi membayar biaya perawatan putranya yang lahir prematur.
Gill menjadi sorotan setelah tampil gemilang dalam adu penalti melawan Jerman di babak gugur Piala Dunia 2026 di Foxborough, Massachusetts. Kiper berusia 25 tahun itu berhasil menggagalkan dua eksekusi penalti lawan dan mengantar Paraguay lolos ke babak berikutnya.
Namun, menurut Gill, tekanan di lapangan tak sebanding dengan cobaan yang pernah ia alami bersama keluarganya.
Pada Desember 2022, putra pertamanya, Lauti, lahir secara prematur melalui operasi caesar darurat. Bayi tersebut harus menjalani perawatan intensif di ruang NICU yang membutuhkan biaya besar.
Saat itu, Gill belum menjadi pemain terkenal ataupun menerima gaji besar seperti para bintang sepak bola dunia. Demi memenuhi kebutuhan keluarganya, ia memutuskan menjual hampir seluruh barang berharganya.
Istrinya, Melissa Avalos, mengungkapkan bahwa sang suami rela melepas perlengkapan klub, sepatu, hingga jersey Timnas Paraguay U-20 yang sangat berharga baginya.
"Lauti lahir ketika kami tidak memiliki apa pun. Orlando menjual perlengkapan klub, sepatu, bahkan jersey Timnas U-20 yang seharusnya menjadi kenang-kenangan. Dia benar-benar menjual semuanya," tulis Avalos melalui Instagram setelah Gill dipanggil memperkuat tim nasional senior Paraguay pada September 2025.
Jersey Timnas Paraguay U-20 yang dikenakan Gill saat Kejuaraan Amerika Selatan U-20 2019 di Cile akhirnya dibeli oleh sahabatnya, Pedro Suárez.
Suárez mengatakan Gill sebenarnya tidak nyaman meminta bantuan finansial tanpa memberikan sesuatu sebagai balasan. Karena itulah ia menyerahkan jersey kebanggaannya sebagai bentuk penghargaan atas bantuan yang diterimanya.
Menurut Suárez, cobaan Gill tidak berhenti pada kondisi anaknya yang lahir prematur. Dalam waktu berdekatan, Gill juga kehilangan ibu dan pamannya.
"Semuanya terjadi berturut-turut. Anaknya lahir prematur, kemudian ibunya meninggal, lalu pamannya. Masa itu sangat berat baginya," ujar Suárez.
Kini, setelah Gill menjadi pahlawan nasional berkat penampilannya di Piala Dunia 2026, Suárez mengaku ingin mengembalikan jersey tersebut kepada sahabatnya.
Dengan nada bercanda, ia mengatakan Gill memang belum mengembalikan uang yang pernah dipinjamnya.
"Dia memang belum membayar uang itu. Tapi itu sudah tidak penting. Saya akan mengembalikan jerseynya. Kalau dia ingin memberi saya sesuatu nanti, silakan. Kalau tidak juga tidak masalah. Dia teman saya dan saya hanya ingin membantunya," kata Suárez.
Kesuksesan Gill di Piala Dunia membuat namanya semakin dikenal. Akun Instagram miliknya kini memiliki hampir satu juta pengikut.
Banyak penggemar kemudian menemukan unggahan lama Gill pada Juni 2018, jauh sebelum ia memperkuat Timnas Paraguay maupun tampil di Piala Dunia.
Dalam unggahan tersebut, Gill menulis sebuah kalimat sederhana yang kini menjadi kenyataan.
"Suatu hari nanti aku akan berkata: ini memang sulit, tetapi aku berhasil."
Kalimat itu kini menjadi simbol perjalanan panjang Orlando Gill, dari seorang ayah yang harus menjual kenang-kenangan berharganya demi menyelamatkan sang buah hati, hingga menjadi pahlawan Paraguay di panggung sepak bola dunia.
Bagikan