Kru Kapal Selam Digembleng Latihan Fisik dan Mental pada Sea and Jungle Survival Koarmada II

Rabu, 31 Maret 2021 23:35 WIB

Penulis:Pratiwi

 Selama 10 hari para awak kapal selam menjalani serangkaian latihan
Selama 10 hari para awak kapal selam menjalani serangkaian latihan undefined


SURABAYA (sijori.id) - Menjadi awak kapal selam diperlukan fisik yang tangguh dan kuat. Saat menjalankan tugas sangat mungkin mengalami situasi darurat akibat serangan senjata musuh, sehingga dibutuhkan kehandalan para awak kapal selam tidak hanya secara profesinya, tetapi juga harus dibekali kemampuan untuk bertahan hidup.

Untuk itu  selama 10 hari para awak kapal selam menjalani serangkaian latihan di Yon Taifib 2 Mar Karang Pilang dan Latihan di hutan Pantai Baruna Puslatpur 4 Purboyo. Mereka mengikuti program latihan yang disebut Sea and Jungle Survival Koarmada II, seperti yang tampak saat pelaksanaan latihan pada Rabu (31/03/2021).

Dalam latihan ini diskenariokan terjadinya kedaruratan kapal selam didaerah pertahanan lawan sehingga awak kapal selam melaksanakan peran peninggalan dan segera timbul ke permukaan untuk melaksanakan sea survival dan mencari daratan terdekat tanpa diketahui pihak lawan.

Dengan berbekal kemampuan infiltrasi yang dilatihkan oleh para pelatih Taifib, awak kapal selam berhasil mencapai daratan dan melaksanakan survival di area hutan dan pantai lawan untuk selanjutnya bergerak menuju daerah yang aman.

Pada sela kegiatan, Dansatselkoarmada II Kolonel Laut (P) Harry Setyawan yang meninjau langsung pelaksanaan latihan di Pantai Baruna, Purboyo berpesan, “pelihara mental kalian sebagai pasukan khusus. Jadikan latihan ini sebagai cambuk saat melaksanakan operasi. Selalu ikuti prosedur standar operasi yang benar sehingga tahapan latihan berjalan lancar dan aman serta terhindar dari kerugian”.

“Kegiatan Latopsmatla yang dilaksanakan oleh Satsel Koarmada II ini juga sejalan dengan program prioritas Kasal Laksamana TNI Yudo Margono bidang Pembangunan sistem pembinaan kekuatan dan kesiapan Operasi yang bersinergi dan mempunyai interoperabilitas tinggi,“ lanjut Kolonel Harry seperti yang dikutip dari Dispen Koarmada II

Kolonel Harry menambahkan bahwa latihan ini merupakan perintah Pangkoarmada II Laksda TNI I N.G. Sudihartawan sebagai upaya mendukung kesiapan berbagai macam tugas operasi yang akan dihadapi oleh Satsel Koarmada II. (*)