hang nadim
Rabu, 01 September 2021 21:51 WIB
Penulis:Pratiwi
Editor:Pratiwi

BATAM (sijori.id) - Kala pandemi seperti saat ini kesehatan menjadi nomor 1. Perlindungan dilakukan secara ketat termasuk saat hendak naik pesawat. Baca baik-baik "modal" naik pesawat di bawah ini.
"Calon penumpang harus instal aplikasi PeduliLindungi," jelas General Manager Logistik dan Aerocity Bandara Hang Nadim, Benny Syahroni.
Ia menjelaskan cara menggunakan aplikasi ini sangat gampang. Begitu masyarakat sampai ke luar terminal kedatangan, nantinya akan ada tim verifikasi dari Kantor Kesehatan Pelabuhan kelas I Batam.
"Pertama-tama masyarakat membuka dulu aplikasi PeduliLindungi, setelah itu menunjukkan barcode sertifikat vaksin dan dokumen PCR," ungkap Benny.
Nantinya, petugas KKP akan menanyakan tujuan penerbangan dan nomor penerbangan. Setelah nomor penerbangan dan tujuan penerbangan diinput, petugas akan melakukan scan barcode yang ada di aplikasi PeduliLindungi calon penumpang.
Apabila dokumen PCR yang diunggah negatif Covid-19, maka di komputer petugas KKP akan muncul kalimat layak terbang dan vaksin penumpang dosis ke berapa.
"Jika yang muncul kalimat tidak layak, akan dilakukan pemeriksaan manual. Apakah
dokumen PCR dimiliki masyarakat memang negatif atau sudah kadaluarsa," ujar Benny.
Terkait penggunan sistem ini, Benny mengaku seharusnya mulai berlaku sejak 28 Agustus lalu. Karena adanya kesalahpahaman, sehingga pemberlakuan sistem ini molor hingga saat ini.
"Kemarin baru dapat ID dan Paswordnya dari Kemenkes. Setelah diinstal, baru hari ini diuji coba. Sejauh ini sistemnya berjalan lancar. Saya harap sistem ini membantu masyarakat," tuturnya.
Saat ditanyakan, bagaimana dengan masyarakat yang tidak memiliki smartphone? Benny mengatakan masyarakat masih bisa menggunakan sistem manual.
"Yah bisa perlihatkan kertas negatif Covid-19 dan setifikat vaksinnya," pungkasnya. (*)
Bagikan