Jumat, 19 Maret 2021 04:27 WIB
Penulis:Pratiwi

BATAM (sijori.id) - Setelah melakukan peluncuran BLE, Menko Luhut melanjutkan kunjungannya untuk menandatangani peresmian terkait pengoperasian fasilitas limbah minyak B3 dan tank cleaning di PT BSSTEC.
Dalam kunjungannya Menko Luhut melihat berbagai fasilitas pengolahan limbah cair dan padat berupa Sludge Storage, Processing Pit, Power Generation System, Emergency Generator, Oil Storage, dengan kapasitas untuk mengolah limbah minyak sebesar 40 MT per hari.
Setelah melihat adanya fasilitas dari pengolahan ini, Menko Luhut langsung meresmikan fasilitas pengolahan limbah di Batam ini.
"Ini merupakan bagian dari upaya kita untuk menjaga lingkungan kita dengan penyediaan layanan untuk mengolah limbah minyak dari kegiatan perkapalan dan pelabuhan sehingga dapat mengurangi potensi pembuangan limbah secara ilegal di laut," kata Menko Luhut dalam sambutannya di PT BSSTEC.
Menko Luhut juga berharap adanya realisasi investasi yang baik.
"Saya berharap bahwa realisasi investasi PT BSSTEC bernilai sekitar 1.8 Trilyun dari rencana total investasi 7,2 trilyun ini bisa membawa angin segar bagi tumbuhnya perekonomian kita yang telah terdampak oleh pandemi Covid-19," katanya.
Adanya pengoperasian dari PT BSSTEC juga mampu menampung tenaga kerja di sekitar Batam, sehingga memberikan dampak pada pengurangan pengangguran yang berimplikasi pada peningkatan pendapatan masyarakat, serta mendatangkan devisa bagi negara.
Pada akhir kunjungan di PT BSSTEC, Menko Luhut kembali berpesan kepada seluruh kementerian atau lembaga terkait lainnya untuk menjaga iklim berusaha di Kawasan Batam menjadi lebih kondusif dan mendorong lebih banyak lagi investasi dengan memberikan layanan terbaik bagi para investor. (*)
Bagikan