Jumat, 24 Juli 2026 22:13 WIB
Penulis:Pratiwi

STUTTGART (sijori.id) – Mercedes-Benz tengah menyiapkan transformasi besar bagi lini Mercedes-Maybach dengan menghadirkan generasi terbaru yang lebih eksklusif, lebih mewah, dan diposisikan semakin dekat dengan Rolls-Royce.
Strategi baru ini akan membuat Maybach tidak lagi sekadar menjadi versi mewah dari model Mercedes-Benz seperti S-Class atau GLS. Sebaliknya, Maybach akan memiliki identitas yang jauh lebih kuat melalui desain khusus, dimensi lebih besar, kabin yang semakin lapang, serta tetap mempertahankan mesin V12 sebagai ciri khas.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Mercedes memperkuat posisi Maybach di pasar mobil ultra-mewah yang menawarkan margin keuntungan tinggi.
Maybach Akan Tampil Lebih Berbeda dari Mercedes-Benz
Sumber internal Mercedes menyebut perusahaan terus mengevaluasi masukan pelanggan dan dealer terkait perbedaan antara model Mercedes-Benz dan Mercedes-Maybach.
Selama ini, sejumlah model Maybach dinilai terlalu mirip dengan versi Mercedes-Benz. Perbedaannya lebih banyak terlihat pada grille, pelek, emblem, dan kemewahan interior, sementara desain keseluruhan masih identik.
Ke depan, Mercedes ingin menciptakan karakter visual yang jauh lebih eksklusif sehingga Maybach memiliki identitas tersendiri di kelas mobil ultra-premium.
Wheelbase Lebih Panjang, Kabin Belakang Semakin Mewah
Salah satu fokus utama pengembangan adalah menghadirkan ruang penumpang belakang yang lebih luas.
Saat ini, Mercedes-Maybach S-Class memiliki wheelbase sepanjang 133,7 inci, atau sekitar 18 sentimeter lebih panjang dibanding S-Class versi long wheelbase. Tambahan panjang tersebut sepenuhnya dimanfaatkan untuk meningkatkan kenyamanan penumpang belakang.
Konsep serupa akan diterapkan pada Maybach GLS generasi berikutnya, yang dikabarkan akan menggunakan wheelbase lebih panjang sehingga menawarkan kabin belakang yang jauh lebih lega dibanding model saat ini.
Selain itu, panel bodi bagian belakang akan didesain khusus agar tampilannya semakin berbeda dari Mercedes-Benz GLS standar.
Mesin V12 Tetap Dipertahankan
Mercedes juga memastikan mesin 6.0 liter V12 akan tetap menjadi andalan pada Maybach generasi baru.
Para insinyur di Stuttgart kini sedang mengembangkan mesin tersebut agar memenuhi standar emisi Euro 7 yang lebih ketat.
Mesin V12 diproyeksikan tetap menjadi pembeda utama Maybach dari model Mercedes-Benz lainnya, termasuk kemungkinan digunakan pada generasi terbaru S-Class, GLS, hingga SL versi Maybach.
Di sejumlah pasar selain Amerika Serikat, model Maybach S680 saat ini sudah menggunakan mesin V8 twin-turbo 4.0 liter berkekuatan hingga 621 hp. Namun, Mercedes masih mempertahankan V12 di pasar tertentu sebagai simbol kemewahan dan eksklusivitas.
Belajar dari Kegagalan Maybach Generasi Pertama
Mercedes pertama kali meluncurkan Maybach sebagai merek independen pada 2002 melalui sedan mewah Maybach 57 dan Maybach 62.
Keduanya hadir untuk menyaingi Rolls-Royce dan Bentley di segmen ultra-luxury, tetapi gagal memenuhi target penjualan. Mercedes menargetkan penjualan sekitar 2.000 unit per tahun, namun realisasinya hanya mencapai beberapa ratus unit setiap tahunnya.
Pengembangan kedua model tersebut diperkirakan menghabiskan dana sekitar US$1,75 miliar (setara nilai saat ini). Bahkan, laporan menyebut Mercedes mengalami kerugian sekitar US$430.000 untuk setiap unit yang terjual sebelum produksi dihentikan pada 2013.
Setelah itu, Mercedes mengubah strategi dengan menjadikan Maybach sebagai sub-brand premium berbasis S-Class, kemudian memperluasnya ke GLS, EQS SUV, hingga SL.
Bidik Celah Harga di Bawah Rolls-Royce
Saat ini, Mercedes-Maybach GLS 680 dijual dengan harga di bawah US$200.000, atau kurang dari setengah harga Rolls-Royce Cullinan.
Sementara itu, Mercedes-Maybach S680 juga dibanderol sekitar US$120.000 lebih murah dibanding Rolls-Royce Ghost, serta terpaut hampir US$300.000 dari Rolls-Royce Phantom.
Meski demikian, sumber internal Mercedes menyebut merek Maybach kini telah memberikan keuntungan yang sangat besar.
Karena itu, Mercedes melihat masih terdapat ruang luas untuk menaikkan citra sekaligus harga Maybach melalui produk yang benar-benar berbeda dari Mercedes-Benz, sehingga mampu bersaing lebih dekat dengan Rolls-Royce di pasar kendaraan ultra-mewah global. (*)
Bagikan