Pemerintah Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2022 Mencapai 5,2 persen

Rabu, 02 Maret 2022 22:04 WIB

Penulis:Pratiwi

Pertumbuhan Ekonomi .jpg
Karyawan beraktivitas di tenant salah satu pusat perbelanjaan kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa, 1 Maret 2022. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

 

JAKARTA (sijori.id) - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2022 capai 5,2 persen. Hal ini dipicu oleh efektivitas penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional hingga memasuki kuartal IV-2021.

Selain peningkatan pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2021, prospek cerah ekonomi tahun ini didukung oleh kian membaiknya beberapa leading indicator hingga memasuki kuartal pertama 2022. Antara lain, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) sebesar 119,6 pada Januari 2022, lebih tinggi dari 118,3 pada bulan sebelumnya.

Sejumlah faktor eksternal berpotensi menghambat pemulihan ekonomi nasional tahun ini. Salah satunya, konflik antara Rusia-Ukraina yang dapat mengganggu stabilitas politik global hingga mendorong peningkatan harga komoditas yang berpotensi mengganggu perekonomian global, termasuk dalam negeri.

Faktor lainnya, normalisasi kebijakan dari bank sentral Amerika Serikat (AS), The Federal Reserve (The Fed) untuk menaikkan suku bunga acuan juga perlu diantisipasi secara tepat. Sehingga, tren pemulihan ekonomi nasional dan stabilitas tetap terjaga. 

Foto: Ismail Pohan/TrenAsia