pertamina
Jumat, 08 September 2023 12:56 WIB
Penulis:Pratiwi

JAKARTA (sijori.id) - Pertamina berusaha menggaet investor asing untuk berpartisipasi dalam proyek-proyek infrastruktur energi ramah lingkungan guna mendukung visi Indonesia dalam transisi energi berkelanjutan. Untuk meningkatkan investasi di sektor energi terbarukan, Pertamina berencana untuk mengalokasikan lebih banyak belanja modal, mencapai hingga US$145 miliar atau sekitar Rp2.223 triliun (kurs Rp15.000).
“Kami sedang mengupayakan model operasi yang lebih ramah lingkungan, dengan bukti bahwa skor ESG (lingkungan, sosial, dan tata kelola) yang sangat meyakinkan. Saat ini kami menduduki peringkat kedua untuk sub-industri migas terintegrasi, jadi kami benar-benar berkomitmen bahwa operasional kami benar-benar mendukung ESG.” kata Direktur Keuangan Pertamina Emma Sri Martini, dilansir antara, Kamis, 7 september 2023
Pertamina telah menetapkan dua strategi utama dalam upaya mengembangkan proyek energi hijau. Pertama, mereka akan fokus pada dekarbonisasi bisnis yang sudah ada, dan kedua, mereka akan membangun bisnis bahan bakar dengan tingkat karbon yang lebih rendah.
Salah satu aset besar yang ingin dimanfaatkan oleh Pertamina adalah potensi energi panas bumi di Indonesia, yang saat ini sudah beroperasi dengan kapasitas lebih dari 700 megawatt. Perusahaan berambisi untuk meningkatkan produksi energi panas bumi hingga 200 megawatt dalam dua tahun ke depan.
Selain itu, Pertamina juga bersedia untuk membahas berbagai peluang pengembangan energi hijau dengan mitra internasional, khususnya dalam sektor energi dan migas. Beberapa peluang tersebut meliputi kemitraan dalam pembangunan infrastruktur seperti Integrated Green Terminal Kalibaru dan Integrated Terminal Tapanuli Tengah, kerja sama dalam teknologi carbon capture and storage/carbon capture utilization & storage (CCU/CCUS), pengembangan jaringan pipa gas Dumai-Siak, serta produksi green hydrogen dan solusi berbasis alam (nature-based solutions).
Upaya Pertamina ini mencerminkan komitmen Indonesia untuk mengadopsi energi bersih dan berkelanjutan, serta memberikan peluang bagi investor asing untuk berkontribusi dalam upaya mencapai tujuan tersebut. (*)
Bagikan
pertamina
setahun yang lalu
pertamina
setahun yang lalu