Prajogo Pangestu Masuk Bisnis Aviasi Singapura

Minggu, 30 Agustus 2026 19:23 WIB

Penulis:Pratiwi

Editor:Pratiwi

changi.jpg

SINGAPURA (sijori.id) – Aster, perusahaan yang berada di bawah kendali Prajogo Pangestu melalui PT Chandra Asri Pacific Tbk, sepakat mengakuisisi kepemilikan strategis di Changi Airport Fuel Hydrant Installation (CAFHI).

Transaksi tersebut menandai langkah Aster masuk lebih jauh ke bisnis bahan bakar penerbangan (aviation fuel) sekaligus memperkuat ekspansi perusahaan energi dan petrokimia tersebut di Singapura.

Aster merupakan bagian dari Chandra Asri Pacific yang dikendalikan oleh Barito Pacific. Prajogo Pangestu merupakan salah satu orang terkaya di Indonesia dengan kekayaan sekitar US$17,2 miliar, berdasarkan data real-time Forbes yang dikutip dalam laporan tersebut.

Nilai transaksi akuisisi CAFHI tidak diungkapkan. Kesepakatan masih menunggu persetujuan regulator serta pemenuhan sejumlah persyaratan lainnya.

Masuk Pasar Bahan Bakar Penerbangan

Melalui investasi tersebut, Aster akan bergabung dengan perusahaan energi besar lainnya yang memasok bahan bakar penerbangan secara langsung kepada maskapai internasional di Singapore Changi Airport.

Bandara Changi merupakan salah satu pusat penerbangan internasional utama dunia dan menjadi hub penting bagi penerbangan di kawasan Asia.

Deputy CEO Aster, Andre Khor, seperti dinukil dari Forbes. mengatakan akuisisi tersebut menjadi bagian penting dari strategi perusahaan untuk memperluas bisnis bahan bakar penerbangan.

"Akuisisi ini merupakan langkah penting dalam ekspansi Aster ke sektor bahan bakar penerbangan."

Menurut Khor, investasi tersebut akan melengkapi bisnis penyulingan dan penyimpanan yang telah dimiliki Aster, sekaligus memperkuat kemampuan perusahaan dalam mengembangkan sustainable aviation fuel (SAF).

Ia menilai kombinasi bisnis tersebut dapat memperkuat posisi Aster dalam memenuhi kebutuhan energi sektor penerbangan di Singapura dan kawasan regional.

Aster Kembangkan Bisnis Sustainable Aviation Fuel

Ekspansi ke bisnis bahan bakar penerbangan juga sejalan dengan pengembangan SAF yang tengah dilakukan Aster.

Sebelumnya, Aster bekerja sama dengan Aether Fuels untuk mengembangkan fasilitas produksi SAF di Pulau Bukom, salah satu kawasan pusat industri minyak dan energi Singapura.

Fasilitas tersebut ditargetkan mulai beroperasi secara komersial pada 2028 dengan kapasitas produksi hingga 50 barel SAF per hari, atau sekitar 2.000 ton per tahun.

Aster juga bekerja sama dengan divisi infrastruktur Keppel untuk mengembangkan fasilitas produksi ethanol-to-jet SAF di Jurong Island.

Pengembangan tersebut menunjukkan strategi Aster untuk tidak hanya bermain di bisnis bahan bakar konvensional, tetapi juga memperluas portofolionya ke bahan bakar penerbangan yang lebih berkelanjutan.

Baru Akuisisi Bisnis Otomotif di Malaysia dan Singapura

Akuisisi CAFHI dilakukan hanya sekitar sepekan setelah Chandra Asri menyepakati pembelian bisnis dealer otomotif milik Jardine Cycle & Carriage di Malaysia dan Singapura senilai S$265 juta atau sekitar US$208 juta.

Transaksi tersebut menjadi langkah pertama Chandra Asri masuk ke sektor otomotif.

Ekspansi perusahaan di Singapura sebenarnya telah berlangsung dalam beberapa tahun terakhir. Pada April 2025, Chandra Asri bersama perusahaan komoditas Glencore mengakuisisi aset kilang dan petrokimia milik Shell di Singapura.

Lima bulan kemudian, grup tersebut membeli jaringan stasiun pengisian bahan bakar Esso di Singapura.

Rangkaian transaksi tersebut memperlihatkan semakin luasnya ekspansi bisnis Chandra Asri di Singapura, dari sektor penyulingan dan petrokimia, bahan bakar ritel, hingga kini bahan bakar penerbangan dan otomotif.

Strategi Diversifikasi Bisnis Prajogo Pangestu

Aster merupakan bagian dari Chandra Asri, yang berada di bawah Barito Pacific. Grup tersebut sebelumnya dikenal sebagai perusahaan berbasis kayu sebelum berkembang menjadi salah satu pemain besar di sektor energi dan petrokimia.

Di luar Chandra Asri dan Barito Pacific, Prajogo Pangestu juga memiliki kepentingan bisnis di perusahaan pertambangan batu bara Petrindo Jaya Kreasi, yang melantai di Bursa Efek Indonesia pada 2023.

Dengan masuknya Aster ke fasilitas bahan bakar Bandara Changi, ekspansi bisnis Prajogo Pangestu di Singapura kini semakin melebar ke berbagai sektor strategis, termasuk energi, petrokimia, bahan bakar penerbangan, energi berkelanjutan, dan otomotif. (*)