Presiden Amerika Serikat Kecewa

Senin, 04 September 2023 20:41 WIB

Penulis:Pratiwi

Presiden AS Joe Biden
Presiden AS Joe Biden

 

 

JAKARTA (sijori.id) — Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengungkapkan kekecewaannya usai Presiden China Xi Jinping yang dikabarkan absen dalam pertemuan KTT G20 di India, 9-10 September 2023. Absennya Xi juga menjadi pukulan telak bagi India.

Kabar batalnya Xi Jinping hadir ke G20 muncul usai kemarahan India atas peta baru China yang mengklaim wilayah India yang masih jadi sengketa di Himalaya. Perdana Menteri Li Qianq disebut bakal menggantikan Xi Jinping dalam pertemuan puncak para pemimpian dunia tersebut. “Saya kecewa, tapi saya akan menemui dia,” ujar Biden, dikutip dari Reuters, Senin 4 September 2023.

Awalnya KTT G20 di India digadang-gadang menjadi ruang dialog antara Biden dan Xi Jinping. Kedua negara adidaya tersebut tengah berupaya memperbaiki hubungan di tengah ketegangan geopolitik hingga perdagangan.

Xi Jinping dan Biden kali terakhir bertemu di sela KTT G20 di Bali, November 2023. “Saya berharap dia hadir,” imbuh Biden. Biden rencananya bertolak ke India pada 7 September 2023 untuk menghadiri KTT G20. Perjalanannya dilanjutkan dengan kunjungan ke Vietnam.

Sejumlah analis menyebut absennya Xi bisa memperburuk hubungan China dengan New Delhi. Diketahui, India merupakan salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di tengah melambatnya perekonomian Negeri Tirai Bambu.

India juga baru saja sukses melakukan pendaratan di bulan. Namun hubungan India dan China belakangan bermasalah selama lebih dari tiga tahun. Itu setelah mereka bentrok di perbatasan Himalaya pada Juni 2020 yang mengakibatkan 24 korban meninggal.

Direktur South Asia Initiatives di Asia Society Policy Institute (ASPI) di New York Farwa Aamer mengatakan absennya Xi di KTT dapat dibaca sebagai sikap China yang enggan menyerahkan peran utama pada India. “China tidak ingin India menjadi suara negara-negara Selatan,” ujarnya.

Selain Xi Jinping, Presiden Rusia juga tidak akan hadir ke India. Rusia bakal diwakili Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov.  Adapun Perdana Menteri China Li Qiang Li Qiang kemungkinan akan menghadiri KTT ASEAN di Jakarta pada 5-7 September 2023 sebelum merapat ke New Delhi.
(*)

Tags:amerika