Selasa, 16 Juni 2026 13:10 WIB
Penulis:Pratiwi
(sijori.id)– Pembalap muda Indonesia Muhammad Kiandra Ramadhipa mencetak sejarah baru setelah meraih kemenangan perdana pada putaran kedua Moto3 Junior World Championship 2026 di Sirkuit Estoril, Portugal, Minggu (14/6).
Pembalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yang memperkuat Honda Asia-Dream Racing Junior Team tersebut tampil impresif sepanjang balapan sebelum memastikan podium tertinggi melalui duel sengit pada lap terakhir.
Kemenangan ini menjadi pencapaian penting bagi Ramadhipa. Ia tercatat sebagai pembalap Indonesia pertama yang memenangi Moto3 Junior World Championship sejak Fadillah Arbi Aditama meraih hasil serupa di Barcelona pada 2023. Tak hanya itu, Ramadhipa juga menjadi pembalap Indonesia pertama yang mampu meraih kemenangan di dua ajang berbeda level MotoJunior, yakni Red Bull Rookies Cup dan Moto3 Junior World Championship.
Memulai balapan dari posisi ketujuh, Ramadhipa langsung menempel rombongan terdepan sejak lap awal. Persaingan berlangsung ketat dengan sejumlah pembalap silih berganti mengisi posisi teratas.
Pada lap kedelapan, pembalap asal Sleman, Yogyakarta, itu mulai menembus tiga besar berkat manuver agresif di beberapa tikungan. Sejak saat itu, ia terus terlibat dalam perebutan posisi podium hingga beberapa kali memimpin jalannya balapan.
Drama terjadi pada lap terakhir. Saat berada di posisi ketiga, Ramadhipa melancarkan serangan menentukan dan berhasil mengambil alih posisi pertama. Meski masih harus menghadapi tekanan dari para rival di sektor-sektor akhir, ia mampu mempertahankan keunggulan hingga melintasi garis finis.
Hasil tersebut membuat Merah Putih berkibar di Estoril dan lagu Indonesia Raya berkumandang di podium juara.
“Saya sangat senang bisa meraih kemenangan pertama di Moto3 Junior World Championship. Balapan hari ini sangat sulit dengan kondisi yang cukup panas. Di awal saya sempat mengalami momen yang cukup sulit pada tikungan akhir lap-lap awal, tetapi kami mampu mengatasinya,” kata Ramadhipa.
Ia mengungkapkan sempat kehilangan dua posisi pada lap terakhir. Namun, peluang yang muncul di sektor akhir berhasil dimaksimalkan untuk kembali merebut posisi terdepan.
“Di lap terakhir saya sempat kehilangan dua posisi, tetapi saya berhasil merebutnya di sektor-sektor terakhir dan menyentuh garis finis di posisi pertama. Balapan berikutnya adalah Jerez, dan saya berusaha mempertahankan performa ini di sana,” ujarnya.
Tambahan 25 poin dari kemenangan di Estoril membuat Ramadhipa kini mengoleksi 51 poin dan naik ke posisi kedua klasemen sementara Moto3 Junior World Championship 2026. Ia hanya terpaut tujuh poin dari pemuncak klasemen.
General Manager Marketing Planning & Analysis AHM, Andy Wijaya, menilai kemenangan tersebut menjadi bukti perkembangan positif pembalap muda Indonesia di level internasional.
“Hasil yang diraih Ramadhipa di Estoril menjadi capaian yang sangat membanggakan. Ia menunjukkan kemampuan bersaing yang kuat di tengah kompetisi yang ketat serta perkembangan performa yang semakin konsisten,” ujar Andy.
Menurutnya, keberhasilan Ramadhipa merupakan bagian dari komitmen AHM dalam membina talenta balap nasional agar mampu bersaing di kancah dunia.
AHM berharap momentum kemenangan ini dapat terus berlanjut pada seri-seri berikutnya sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk mengejar prestasi di olahraga balap motor internasional.
Moto3 Junior World Championship 2026 selanjutnya akan memasuki putaran ketiga di Circuit de Jerez-Angel Nieto, Spanyol, pada 3–5 Juli mendatang. Ramadhipa berpeluang melanjutkan tren positif sekaligus memangkas jarak poin dari pemimpin klasemen. (*)
Bagikan