RTS Link Singapura-Malaysia Rampung, ke Johor Bahru Cuma 5 Menit

Minggu, 06 September 2026 15:47 WIB

Penulis:Pratiwi

arrival.jpg
RTS Link Woodlands North Station

SINGAPURA (sijori.id) - Proyek Johor Bahru-Singapore Rapid Transit System (RTS) Link memasuki tahap penting setelah pembangunan Stasiun Woodlands North di Singapura dinyatakan rampung.

Otoritas Transportasi Darat Singapura atau Land Transport Authority (LTA) mengungkap perkembangan tersebut melalui unggahan di Facebook pada Jumat (4/9). LTA juga memperlihatkan sejumlah bagian stasiun yang nantinya digunakan penumpang untuk melakukan perjalanan lintas negara menuju Johor Bahru, Malaysia.

Stasiun Woodlands North dirancang terintegrasi dengan jaringan MRT Thomson-East Coast Line (TEL). Integrasi ini memungkinkan penumpang berpindah dari MRT ke RTS Link melalui area concourse yang luas di Basement 1.

Dari sisi desain, area naik dan turun penumpang mengusung konsep yang terinspirasi dari pepohonan dan unsur alam. Konsep tersebut sekaligus mencerminkan identitas kawasan Woodlands yang dikenal memiliki karakter lingkungan yang hijau.

 

Tantangan pembangunan di atas batuan keras

Pembangunan Stasiun Woodlands North menghadapi tantangan teknis karena fondasi stasiun berada di lokasi dengan volume batuan keras yang tinggi.

LTA menjelaskan, kontraktor menggunakan mesin pengeboran berkapasitas besar untuk mengurangi getaran yang berpotensi dirasakan penumpang MRT Thomson-East Coast Line.

Selain pengeboran, pekerjaan konstruksi juga melibatkan lebih dari 600 kali peledakan batuan dalam jumlah kecil dan terkendali. Aktivitas tersebut dilakukan ketika kereta meninggalkan stasiun untuk meminimalkan gangguan terhadap operasional MRT.

Setelah rampung, area concourse di Basement 1 akan menjadi titik perpindahan penumpang antara MRT TEL dan RTS Link. Di lantai yang sama terdapat area pemeriksaan tiket yang dilengkapi karya seni lantai dengan berbagai ikon yang merepresentasikan alam, ilmu pengetahuan, persahabatan, dan warisan budaya.

 

Proses imigrasi dibuat lebih sederhana

Fasilitas pemeriksaan perbatasan juga menjadi bagian penting dari Stasiun Woodlands North.

Di Basement 1 terdapat fasilitas imigrasi Singapura. Penumpang akan menjalani pemeriksaan keamanan sebelum menuju peron keberangkatan RTS Link.

Sementara itu, fasilitas Customs, Immigration and Quarantine (CIQ) Malaysia berada di Basement 2.

Sistem pemeriksaan perbatasan dirancang menggunakan konsep co-location, sehingga penumpang cukup menjalani pemeriksaan imigrasi satu kali sebelum naik kereta.

Menteri Kedua Dalam Negeri Singapura Edwin Tong sebelumnya menjelaskan bahwa penumpang tidak perlu kembali menjalani pemeriksaan imigrasi setelah tiba di Malaysia.

Konsep tersebut merupakan bagian dari kerja sama bilateral Singapura dan Malaysia untuk mempermudah mobilitas masyarakat kedua negara.

 

RTS Link mampu angkut 10.000 penumpang per jam

Ketika mulai beroperasi, RTS Link akan menghubungkan Woodlands North di Singapura dengan Bukit Chagar di Johor Bahru melalui perjalanan sepanjang sekitar 4 kilometer.

Kereta RTS Link dirancang melaju dengan kecepatan maksimum 80 kilometer per jam dan mampu mengangkut hingga 10.000 penumpang per jam per arah.

Waktu perjalanan diperkirakan hanya sekitar lima menit, sehingga layanan ini diharapkan memangkas waktu perjalanan lintas perbatasan Singapura-Malaysia secara signifikan.

Di sepanjang jalur layang RTS Link, penumpang juga akan melihat sebuah elemen estetika yang berada di kawasan perbatasan internasional Singapura dan Malaysia. Instalasi tersebut menggambarkan dua tangan yang saling berjabat sebagai simbol hubungan dan kemitraan kedua negara.

Lokasi itu sebelumnya menjadi tempat berlangsungnya dynamic run pertama kereta uji RTS Link di jalur utama pada Boxing Day tahun lalu.

 

Masuk tahap pengujian dan commissioning

Menteri Koordinator Kebijakan Sosial sekaligus Menteri Kesehatan Singapura Ong Ye Kung, yang juga merupakan anggota parlemen untuk Sembawang GRC, menyebut RTS Link sebagai proyek bilateral yang memiliki arti penting bagi Singapura dan Malaysia.

Ia sebelumnya mendapat kesempatan melihat langsung Stasiun Woodlands North yang berada di wilayah Sembawang GRC.

Sementara itu, Menteri Transportasi Malaysia Anthony Loke pada 18 Agustus menyatakan RTS Link telah memasuki fase penting berupa pengujian dan commissioning. Tahap tersebut menjadi bagian dari proses sebelum layanan dinyatakan siap beroperasi.

Meski demikian, tarif perjalanan dan tanggal resmi dimulainya layanan RTS Link masih dalam pembahasan.

Selain meningkatkan konektivitas antara Singapura dan Johor Bahru, RTS Link diharapkan dapat memberikan alternatif transportasi massal yang lebih cepat dan efisien bagi masyarakat yang setiap hari melintasi perbatasan kedua negara. (*)