Sunseap, Cek Waduk Duriangkang, untuk ...

Jumat, 03 September 2021 23:34 WIB

Penulis:Pratiwi

panel-surya.jpg
Panel surya seperti ini yang akan di pasang di dam.

 

BATAM (sijori.id) - Tim teknis dari Sunseap telah tiba di Batam untuk melakukan survey di Waduk Duriangkang, Senin (30/8/2021) lalu. 

"Sebelumnya, Sunseap sudah tandatangani nota kesepahaman dengan BP Batam. Mereka sudah kirim tim teknis yang menyusuri Waduk Duriangkang. Mereka akan di sini selama seminggu," kata Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol  BP Batam, Ariastuty Sirait, Kamis (2/9/2021).

Selain melakukan survey teknis ke waduk, data lain yang akan dicari yakni mengenai curah hujan, daerah resapan air dan berbagai macam hal lainnya, terkait pembangunan PLTS terapung di waduk yang mensuplai 80 persen kebutuhan air bersih bagi warga Batam tersebut.

Sunseap Group adalah sebuah perusahaan penyedia energi bersih terbesar di Singapura yang didirikan pada tahun 2011.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, perusahaan asal Singapura ini akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung di waduk terbesar se-Batam tersebut.

Solusi surya Sunseap yang telah terbukti untuk mendiversifikasi portofolio energi melalui model dan strategi biaya yang kompetitif.

Dalam nota kesepahaman dengan BP Batam, diketahui bahwa Sunseap akan menyediakan layanan satu atap untuk solusi energi bersih, yang mencakup elemen-elemen seperti pendanaan, pengembangan, perancangan, teknik dan konstruksi tenaga surya dan pasokan listrik bersih. Total investasi mencapai Rp29 Triliun.

Sunseap Group akan memasang panel surya di genangan waduk dengan cara mengambang (floating) di mana nanti hasilnya energinya akan diekspor ke Singapura dan sebagian untuk Batam. Ini akan menjadi salah satu yang terluas di Asia Tenggara dan pertama di Batam.