Target Energi Baru dan Terbarukan (EBT) pada 2060, 700 GW

Rabu, 07 Juni 2023 23:06 WIB

Penulis:Pratiwi

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif.png

 

 

 

JAKARTA (sijori.id) - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan kapasitas terpasang pembangkit energi baru dan terbarukan (EBT) pada 2060 diharapkan dapat mencapai 700 gigawatt (GW).  

Pada roadmap transisi energi menuju NZE 2060, seluruh permintaan listrik dipasok oleh pembangkit EBT dengan total kapasitas kurang lebih 700 GW,” kata Arifin dalam Webinar Green Economy Forum dilansir Rabu, 7 Juni 2023.

Arifin menerangkan, hitung-hitungan itu mengacu pada peta jalan net zero emission (NZE) sektor energi Indonesia hingga 2060.

Sementara itu, Kementerian ESDM memperkirakan Indonesia butuh investasi lebih dari US$1 triliun untuk beralih ke NZE sampai 2060. Apalagi, secara bertahap pemerintah bakal menghentikan kontrak pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara lebih cepat.

Menteri ESDM ini mengatakan, potensi EBT di Indonesia besar dengan proyeksi saat ini berada di kisaran 3.000 GW. Namun baru sekitar 12,5 GW yang telah dimanfaatkan hingga saat ini.

Maka Kementerian ESDM tengah berusaha untuk  meningkatkan kapasitas terpasang listrik bersih itu melalui pembangunan infrastruktur super grid dan smart grid yang masif beberapa tahun ke depan.  (*)

Tags:EBT