Y-20B Kini Gunakan Mesin WS-20 Buatan Dalam Negeri

Kamis, 28 Mei 2026 15:51 WIB

Penulis:Pratiwi

pesawat-china.jpg

(sijori.id) - Xian Y-20B resmi menjadi tulang punggung baru kemampuan angkut strategis militer China setelah dibekali mesin turbofan WS-20 buatan dalam negeri. Upgrade besar tersebut diklaim meningkatkan efisiensi bahan bakar, daya angkut, hingga jangkauan operasional pesawat secara signifikan.

Media pemerintah China, China Central Television atau CCTV News melaporkan, Y-20B baru-baru ini digunakan dalam misi pemulangan jenazah sukarelawan perang China dari Korea Selatan. Pesawat tersebut tampil dengan pembaruan utama berupa penggunaan empat mesin turbofan high-bypass WS-20 produksi domestik.

 

Tidak Lagi Bergantung pada Mesin Impor

Penggunaan mesin WS-20 disebut menjadi langkah penting bagi industri pertahanan China karena mengurangi ketergantungan terhadap mesin impor.

Dibandingkan varian sebelumnya yang menggunakan mesin WS-18, WS-20 memiliki diameter lebih besar dan menghasilkan daya dorong lebih tinggi. Mesin tersebut juga menawarkan rasio bypass lebih tinggi yang membuat konsumsi bahan bakar lebih efisien.

Analis militer China, Fu Qianshao, mengatakan peningkatan tersebut membuat Y-20B memiliki kemampuan angkut strategis jarak jauh yang jauh lebih baik.

“Dengan mesin baru ini, keterbatasan utama Y-20 sebelumnya berhasil diatasi. Pesawat kini memiliki kapasitas angkut lebih besar, jangkauan lebih jauh, serta efisiensi penerbangan lebih tinggi,” ujarnya.

 

Mampu Angkut Tank Tempur Utama

Y-20B memiliki bobot lepas landas maksimum sekitar 220 ton dengan kapasitas muatan mencapai 66 ton. Pesawat ini bahkan diklaim mampu mengangkut tank tempur utama produksi dalam negeri China secara penuh.

Selain sektor mesin, China juga meningkatkan sistem avionik, flight control system, dan berbagai perangkat elektronik penerbangan lainnya. Fu menyebut keseluruhan teknologi Y-20B kini telah mencapai standar kelas dunia.

 

Potensi Jadi Pesawat Khusus Militer

Berkat kapasitas besar dan platform yang fleksibel, Y-20B dinilai berpotensi dikembangkan menjadi berbagai jenis pesawat misi khusus, seperti:

  • pesawat perang elektronik
     
  • airborne command post
     
  • pesawat perang psikologis
     
  • airborne early warning aircraft (AEW&C)

Kemampuan tersebut membuat Y-20B dipandang sebagai aset strategis penting dalam modernisasi militer China.

 

Debut Publik pada Parade Militer 2025

Y-20B pertama kali diperlihatkan ke publik dalam parade militer besar di Beijing pada 3 September 2025 untuk memperingati 80 tahun kemenangan Perang Dunia II.

Dalam waktu sekitar enam bulan, pesawat tersebut disebut telah menyelesaikan proses sertifikasi, pelatihan operasional, hingga pembentukan kemampuan tempur penuh.

 

Sudah Beroperasi di Berbagai Kawasan

Selama beberapa tahun terakhir, keluarga Y-20 telah menjalankan berbagai misi di Asia Tenggara, Timur Tengah, hingga Eropa. Pesawat ini digunakan untuk transportasi strategis, pengiriman logistik darurat, serta operasi bantuan di wilayah dataran tinggi dan perbatasan.

CCTV menyebut performa Y-20 terbukti mampu mendukung kebutuhan proyeksi kekuatan lintas benua, respons darurat multidomain, serta dukungan pertahanan perbatasan China. (*)