250 Tabung Oksigen Bantuan Singapura Tiba di Batam

Pratiwi - Jumat, 06 Agustus 2021 11:36 WIB
Ilustrasi oksigen medis.

TANJUNGPINANG ( sijori.id ) - Bantuan tabung oksigen dari Pemerintah negeri jiran (tetangga ) Singapura sudah tiba di Provinsi Kepri.

Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Moch Bisri.

“Provinsi Kepri telah mendapat bantuan 250 tabung oksigen dari Pemerintah Negara Singapura. Bantuan tersebut tiba di Kepri melalui Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Sabtu 31 Juli 2021 lalu,” ujar Moch Bisri, Kamis (5/8/2021).

Menurut Bisri, bantuan yang diberikan Singapura tersebut sesuai dengan kebutuhan yang diajukan oleh Pemprov Kepri beberapa waktu lalu. Namun demikian, ia berharap kasus penyebaran Covid-19 di Provinsi Kepri terus melandai. Begitu juga pasien-pasien yang dirawat di Rumah Sakit terus berkurang.

“Penambahan pasokan tabung oksigen disetiap Rumah Sakit ini adalah bentuk antisipasi kita dalam menghadapi serangan pandemi Covid-19. Namun demikian kita semua tentu berharap kasus terus turun, angka sembuh juga terus bertambah,” harap Bisri.

Masih kata Bisri, pihaknya aktif memantau stok oksigen di tiap-tiap rumah sakit khususnya terkait penanganan pasien Covid-19. Bahkan proses pemantauan sudah dilakukan timnya melakukan sistem online dan koordinasi langsung dengan setiap pihak rumah sakit. Disebutkannya juga, baru-baru ini terdapat satu rumah sakit di Kepri kehabisan stok oksigen kurang dari 12 jam, namun bisa langsung diantisipasi dengan menambahkan stok oksigen.

“Pasokan ketersediaan oksigen semua rumah sakit sampai saat ini masih aman dan mencukupi, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan terjadinya kelangkaan oksigen seperti yang dialami sejumlah daerah di Indonesia,” tegas Bisri.

Lebih lanjut, Bisri menyampaikan bahwa pihaknya sudah mengunjungi sejumlah perusahaan produksi oksigen dan dapat dipastikan produksi masih berjalan lancar. Begitu juga daerah-daerah yang berstatus zona merah, seperti Batam, dan Tanjungpinang masih memiliki ketersediaan oksigen yang memadai.

“Contohnya di Batam, setelah kita cek stok oksigen masih aman dan cukup. Ini adalah bentuk kesiapan kita untuk melawan penyebaran Covid-19 di Provinsi Kepri,” tegasnya lagi.

Pada kesempatan itu, Mantan Sekretaris Dinkes Provinsi Kepri tersebut juga mengimbau agar penjual tabung oksigen tidak memanfaatkan momen pandemi Covid-19 ini untuk menjual tabung oksigen melebihi harga eceran tertinggi yang ditetapkan pemerintah.

“Kalau sampai ketahuan. Pihak kepolisian siap menindak tegas sesuai aturan yang berlaku. Karena semua pihak harus bahu membahu untuk melawan penyebaran Covid-19 di daerah,” tutup Bisri.(*)

Tags OksigenBagikan

RELATED NEWS