5 Kesalahan yang Membuat Kopi hingga Terasa Pahit atau Asam
(sijori.id) - Banyak orang mengira rasa pahit atau asam pada kopi berasal dari kualitas biji kopi. Padahal, dalam banyak kasus, masalahnya justru terletak pada cara penyeduhan. Ada sejumlah kesalahan yang kerap dilakukan dalam membuat kopi sehari-hari, yang tanpa disadari merusak cita rasa aslinya.
Pertama, penggunaan air yang terlalu panas.
Air mendidih sering dianggap ideal untuk menyeduh kopi. Padahal suhu yang terlalu tinggi justru dapat mengekstraksi senyawa pahit secara berlebihan dari bubuk kopi. Akibatnya, kopi terasa getir dan tidak seimbang.
Kedua, air yang kurang panas.
Sebaliknya, air yang suhunya terlalu rendah tidak mampu mengekstraksi senyawa rasa secara optimal. Hasilnya, kopi cenderung terasa asam karena proses ekstraksi tidak berlangsung sempurna.
Ketiga, mengaduk kopi dengan sendok.
Kebiasaan mengaduk kopi saat diseduh sering dianggap sepele. Namun, pengadukan yang berlebihan dapat mengganggu proses ekstraksi alami antara air dan bubuk kopi. Tekanan yang dipaksakan justru memicu rasa pahit atau asam yang tidak diinginkan.
Keempat, membuang ampas atau lapisan kopi di permukaan.
Lapisan yang muncul di atas seduhan kopi kerap dibuang karena dianggap mengganggu. Padahal, di dalamnya terdapat potensi rasa yang justru dapat memperkaya karakter kopi.
Kelima, mencampur gula atau susu sejak awal penyeduhan.
Menambahkan gula atau susu bersamaan dengan proses seduh dapat mengganggu interaksi antara air dan bubuk kopi. Bahan tambahan tersebut sebaiknya dimasukkan setelah proses ekstraksi selesai agar cita rasa kopi tetap terjaga.
Kesalahan-kesalahan sederhana ini menunjukkan bahwa rasa kopi tidak selalu ditentukan oleh kualitas biji, tetapi juga oleh ketepatan teknik penyeduhan. (*)
