Apel dan Pisang, Mana Lebih Aman bagi Gula Darah?
(sijori.id) - Apel dan pisang menjadi dua buah yang paling sering dikonsumsi karena praktis, mudah ditemukan, dan kaya nutrisi. Namun, kandungan karbohidrat dan gula alaminya kerap menimbulkan pertanyaan: apakah buah-buahan ini aman bagi kadar gula darah?
Ahli gizi menegaskan, tidak ada alasan untuk menghindari apel maupun pisang. Justru, menghindari keduanya berarti melewatkan sumber serat, vitamin, dan senyawa bioaktif yang penting bagi kesehatan.
Pisang kerap dianggap sebagai buah dengan kandungan karbohidrat tinggi. Dalam satu pisang ukuran sedang, terkandung sekitar 27 gram karbohidrat dan 14 gram gula. Namun, pisang juga mengandung serat yang membantu menahan lonjakan gula darah. Ukuran dan tingkat kematangan pisang turut memengaruhi respons gula darah. Pisang yang lebih besar dan matang cenderung meningkatkan gula darah lebih cepat, sedangkan pisang yang masih hijau memiliki pati resisten yang berdampak lebih rendah.
Apel, di sisi lain, memiliki efek yang lebih bertahap terhadap gula darah karena kandungan seratnya, terutama pektin, yang memperlambat penyerapan glukosa. Satu apel ukuran sedang mengandung sekitar 25 gram karbohidrat, 19 gram gula, dan 4 gram serat. Mengonsumsi apel bersama kulitnya dianjurkan untuk memaksimalkan asupan serat.
Perbandingan keduanya menunjukkan bahwa apel sedikit lebih unggul dalam mengontrol gula darah karena kandungan seratnya yang lebih tinggi. Namun, perbedaannya tidak signifikan. Respons gula darah tetap dipengaruhi oleh ukuran porsi, tingkat kematangan buah, serta cara konsumsi—apakah dimakan sendiri atau dikombinasikan dengan protein dan lemak sehat.
Para ahli menekankan, apel dan pisang bukan sekadar sumber karbohidrat. Keduanya mengandung polifenol dan senyawa tanaman yang berpotensi menurunkan risiko diabetes dalam jangka panjang. Alih-alih menghindari buah, kunci pengendalian gula darah terletak pada keseimbangan pola makan, porsi yang tepat, aktivitas fisik, dan kualitas tidur.
Kesimpulannya, tidak ada pemenang mutlak antara apel dan pisang. Keduanya relatif aman bagi kadar gula darah jika dikonsumsi secara bijak dalam pola makan yang seimbang. (*)
