Bandara Long Thanh Vietnam Siap Saingi Changi Singapura

Pratiwi - Jumat, 17 Juli 2026 14:18 WIB
null

(sijori.id) – Vietnam bersiap mengoperasikan Bandara Internasional Long Thanh, proyek bandara terbesar dalam sejarah negara tersebut, mulai 1 Desember 2026. Pemerintah juga akan memindahkan sebagian besar penerbangan internasional dari Bandara Tan Son Nhat di Ho Chi Minh City ke bandara baru tersebut secara bertahap hingga 2027.

Bandara Long Thanh dibangun dengan investasi sekitar 336,63 triliun dong Vietnam atau setara US$12,8 miliar. Lokasinya berada sekitar 40 kilometer di timur Ho Chi Minh City dan dirancang untuk mengatasi kepadatan Bandara Tan Son Nhat yang selama bertahun-tahun telah beroperasi melebihi kapasitas.

Perusahaan operator bandara milik negara, Airports Corporation of Vietnam (ACV), menargetkan Long Thanh menjadi pusat transit penerbangan regional yang mampu bersaing dengan bandara-bandara utama di Asia, seperti Changi Singapura, Suvarnabhumi Bangkok, dan Kuala Lumpur International Airport (KLIA).

Pada tahap awal operasional, Long Thanh memiliki kapasitas melayani 25 juta penumpang per tahun. Kapasitas tersebut akan terus ditingkatkan secara bertahap hingga mencapai 100 juta penumpang per tahun, sesuai rencana pengembangan jangka panjang.

Sebagai perbandingan, Bandara Changi Singapura melayani rekor 69,98 juta penumpang sepanjang 2025 dan tengah memperluas kapasitasnya hingga sekitar 140 juta penumpang per tahun.

Pemindahan Penerbangan Bertahap

ACV mengusulkan pembagian operasional penerbangan antara Long Thanh dan Tan Son Nhat berdasarkan jarak rute serta wilayah tujuan.

Bandara Long Thanh akan melayani seluruh penerbangan internasional dengan jarak lebih dari 1.000 kilometer, termasuk seluruh penerbangan kargo. Sementara itu, Tan Son Nhat tetap mengoperasikan rute internasional jarak pendek yang dilayani pesawat berbadan sempit seperti Airbus A320, A321, dan Boeing 737.

Seluruh penerbangan menuju Asia Timur, Asia Barat, Oseania, dan Eropa akan dipindahkan ke Long Thanh. Adapun rute ke kawasan Asia Tenggara akan dibagi, sekitar 55 persen beroperasi melalui Long Thanh dan 45 persen tetap melalui Tan Son Nhat.

Tiga Tahap Transisi

Proses perpindahan penerbangan akan dilakukan dalam tiga tahap mengikuti jadwal musim penerbangan maskapai.

Tahap pertama berlangsung pada 1 Desember 2026 hingga 27 Maret 2027. Pada periode ini, Long Thanh mulai melayani seluruh penerbangan internasional jarak jauh, penerbangan kargo, serta rute internasional baru. Sekitar 19 persen lalu lintas penumpang internasional kawasan Ho Chi Minh City diperkirakan berpindah ke bandara baru tersebut.

Tahap kedua berlangsung pada 28 Maret hingga 30 Oktober 2027, ketika seluruh penerbangan menuju Eropa, Amerika, Oseania, Afrika, Timur Tengah, Asia Selatan, dan Asia Tengah dialihkan ke Long Thanh.

Tahap terakhir dimulai 31 Oktober 2027 hingga 25 Maret 2028. Pada fase ini, Long Thanh akan menangani hampir seluruh penerbangan internasional. Tan Son Nhat hanya mempertahankan sejumlah penerbangan internasional berjadwal dengan jarak kurang dari 1.000 kilometer yang dioperasikan maskapai Vietnam.

ACV menargetkan lebih dari 90 persen lalu lintas penumpang internasional di kawasan Ho Chi Minh City telah berpindah ke Long Thanh pada 2027.

Sementara itu, penerbangan domestik untuk sementara masih akan berpusat di Bandara Tan Son Nhat, meski maskapai diberi keleluasaan memilih bandara sesuai kebutuhan operasional.

Agar target operasional dapat tercapai sesuai jadwal, ACV meminta persetujuan cepat dari Kementerian Konstruksi Vietnam dan Otoritas Penerbangan Sipil Vietnam terkait rencana operasional dan tarif layanan penumpang.

Selain itu, pemerintah juga didorong mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung, termasuk pelebaran Jalan Tol Ho Chi Minh City–Long Thanh, penyelesaian Jalan Tol Bien Hoa–Vung Tau, serta pembangunan Ring Road 3 Ho Chi Minh City guna meningkatkan akses menuju bandara baru. (*)

RELATED NEWS