Benarkah Turunkan Tailgate Bikin Pickup Lebih Irit BBM?

Pratiwi - Minggu, 03 Mei 2026 08:28 WIB
null

(sijori.id) - Harga bahan bakar yang makin mahal—terutama diesel—membuat banyak orang mencari cara apa pun untuk berhemat. Salah satu “tips” yang sering beredar adalah menurunkan tailgate (pintu belakang) pickup saat berkendara, dengan harapan mobil jadi lebih aerodinamis. Kedengarannya masuk akal, tapi sebenarnya keliru.

Justru saat tailgate dalam posisi tertutup dan tegak, aliran udara bekerja lebih menguntungkan. Udara akan terperangkap di bak belakang dan membentuk semacam “bantalan” yang membantu mengurangi hambatan angin. Efeknya mirip seperti penggunaan penutup bak (tonneau cover), yang memang dikenal bisa sedikit meningkatkan efisiensi bahan bakar.

Meski tanpa penutup bak, udara yang terjebak itu menciptakan semacam “gelembung” bertekanan tinggi yang stabil. Gelembung ini mencegah angin masuk terlalu banyak ke dalam bak, sehingga aliran udara di atas mobil bisa bergerak lebih mulus ke belakang. Dampaknya memang kecil, tapi tetap ada—bahkan peningkatan sangat kecil pada aerodinamika bisa berpengaruh pada konsumsi BBM.

Lalu bagaimana hasilnya di dunia nyata?

Uji yang dilakukan Consumer Reports pada 2013 menunjukkan bahwa pickup bermesin V8 yang melaju 65 mph dengan tailgate tertutup mencatat konsumsi sekitar 22,3 mpg. Saat tailgate dibuka, efisiensinya turun sekitar 4% menjadi 21,5 mpg.

Penelitian lain dari National Research Council of Canada juga menemukan bahwa membuka atau melepas tailgate bisa meningkatkan gaya angkat (lift) hingga 60%, yang justru berdampak negatif pada performa.

Bahkan acara MythBusters pernah menguji hal ini dengan dua Ford F-150 identik. Hasilnya, truk dengan tailgate tertutup mampu melaju sekitar 30 mil lebih jauh dibandingkan yang tailgate-nya terbuka. Jika dihitung, itu setara penghematan sekitar 1,5 galon bahan bakar.

Jadi, kalau tujuannya ingin lebih hemat, menutup tailgate adalah pilihan yang lebih masuk akal. Tentu saja, masih banyak cara lain untuk meningkatkan efisiensi—mulai dari gaya berkendara hingga perawatan rutin kendaraan. (*)

Editor: Pratiwi

RELATED NEWS