Biaya Cas Mobil Listrik di Rumah Terungkap !

Pratiwi - Kamis, 02 Juli 2026 14:19 WIB
null

(sijori.id) - Mengisi daya mobil listrik (electric vehicle/EV) di rumah terbukti menjadi pilihan paling hemat dibandingkan menggunakan stasiun pengisian daya umum (SPKLU). Hasil kajian terbaru menunjukkan biaya pengisian daya di rumah bahkan dapat ditekan hingga setara kurang dari Rp10 ribu per hari apabila dilakukan pada jam-jam di luar beban puncak (off-peak).

Biaya pengisian daya masih menjadi salah satu pertimbangan utama calon pengguna mobil listrik. Meski demikian, dibandingkan membeli bensin atau solar untuk kendaraan bermesin konvensional, mengisi baterai EV di rumah menawarkan penghematan yang signifikan.

Berbeda dengan kendaraan berbahan bakar minyak yang umumnya diisi penuh ketika tangki hampir kosong, mobil listrik lebih disarankan untuk diisi secara rutin setiap malam. Pengisian daya bertahap sekitar 20–30 persen setiap hari dinilai lebih efisien, membantu menjaga kesehatan baterai, serta mengurangi kebutuhan melakukan pengisian cepat (fast charging) yang terlalu sering dan berpotensi mempercepat degradasi baterai.

Di Australia, pengisian daya di rumah kini menjadi salah satu pilar penting pengembangan ekosistem kendaraan listrik. Selain lebih praktis, cara ini juga menjadi solusi atas keterbatasan jumlah stasiun pengisian daya publik.

Sebagian besar pengguna mobil listrik tidak menghabiskan seluruh kapasitas baterai dalam satu hari. Karena itu, menambah daya sekitar 20–30 persen pada malam hari sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan perjalanan keesokan harinya.

Biaya Pengisian di Rumah Jauh Lebih Murah

Berdasarkan analisis yang dilakukan Compare the Market terhadap sejumlah penyedia listrik di Australia, biaya mengisi daya sebesar 20 kWh—setara sekitar 25–35 persen kapasitas rata-rata baterai mobil listrik—bervariasi tergantung tarif listrik yang digunakan.

Pada paket listrik khusus kendaraan listrik yang paling murah, biaya pengisian hanya sekitar 0,90 dolar Australia per hari atau sekitar 328 dolar Australia per tahun jika dimanfaatkan secara optimal.

Sementara itu, pada paket dengan tarif tertinggi, biaya pengisian mencapai sekitar 6,56 dolar Australia per hari atau sekitar 1.707 dolar Australia per tahun.

Bahkan biaya harian termahal tersebut masih setara dengan harga sekitar tiga liter bensin premium di Australia.

SPKLU Lebih Cepat, tetapi Biayanya Lebih Mahal

Pengisian daya menggunakan SPKLU memang menawarkan kecepatan yang jauh lebih tinggi dibandingkan charger rumahan. Namun, kemudahan tersebut harus dibayar dengan tarif yang lebih mahal.

Untuk pengisian energi sebesar 20 kWh, pengguna SPKLU dapat mengeluarkan biaya lebih dari 9 dolar Australia per hari, atau mencapai lebih dari 3.200 dolar Australia per tahun jika dilakukan secara rutin.

SPKLU cepat umumnya memiliki kapasitas pengisian mulai dari 50 kW hingga 350 kW. Namun, kecepatan pengisian juga bergantung pada kemampuan sistem kelistrikan masing-masing kendaraan.

Selain itu, daya yang diterima kendaraan dapat berkurang apabila satu stasiun digunakan oleh beberapa mobil secara bersamaan. Misalnya, charger berkapasitas 150 kW yang digunakan dua kendaraan secara bersamaan hanya akan menyalurkan sekitar 75 kW ke masing-masing mobil, sehingga waktu pengisian menjadi lebih lama.

Infrastruktur Masih Menjadi Tantangan

Meski penggunaan kendaraan listrik terus meningkat, ketersediaan infrastruktur pengisian daya publik masih menjadi tantangan di Australia. Jumlah SPKLU dinilai belum mampu mengimbangi pertumbuhan populasi mobil listrik, sehingga pada waktu tertentu pengguna harus mengantre untuk mengisi daya.

Kondisi tersebut membuat pengisian daya di rumah tetap menjadi pilihan paling ekonomis dan praktis bagi sebagian besar pemilik mobil listrik, terutama bagi mereka yang memiliki akses ke tarif listrik malam hari atau paket khusus kendaraan listrik.

Dengan kombinasi biaya operasional yang lebih rendah dan kebiasaan mengisi daya secara rutin di rumah, kendaraan listrik dinilai mampu menawarkan penghematan yang signifikan dibandingkan kendaraan berbahan bakar minyak dalam penggunaan sehari-hari. (*)

Bagikan

RELATED NEWS