Boeing Dikabarkan Tawar Jual 500 Pesawat ke China
SEATTLE (sijori.id) — Perusahaan dirgantara Boeing dikabarkan tengah melakukan pembicaraan untuk menjual hingga 500 pesawat ke China. Jika tercapai, kesepakatan ini akan menjadi kontrak terbesar antara Boeing dan China dalam beberapa tahun terakhir, menurut laporan Bloomberg News.
“Ini kabar luar biasa bagi negara bagian Washington, terutama untuk penciptaan lapangan kerja baru,” kata analis penerbangan Michael Boyd.
Sejak 2019, Boeing hanya mencatat 30 pesanan dari China setelah hubungan dagang keduanya merenggang dan China lebih banyak memesan pesawat dari Airbus.
“China memutus Boeing sekitar lima tahun lalu. Kini mereka kembali karena butuh armada baru,” ujar Boyd.
Boyd menilai kesepakatan ini bukan hanya penting bagi Boeing, tetapi juga berdampak global.
“Ini menegaskan Boeing dan Airbus tetap pemain utama,” katanya. “Ini juga menjadi sinyal berakhirnya ambisi China memproduksi pesawat komersial secara mandiri.”
Meski pasar penerbangan China terus tumbuh, sebagian besar armadanya sudah berumur. Boyd menekankan, tantangan terbesar Boeing adalah memenuhi jadwal pengiriman.
“Dalam hal pengiriman, Boeing lemah beberapa tahun terakhir. Mereka punya banyak pekerjaan, tapi saya yakin mereka bisa,” ujarnya.
Boeing belum memberikan komentar resmi terkait pembicaraan ini. Awal tahun ini, Boeing menandatangani kesepakatan senilai 96 miliar dolar AS dengan Qatar Airways untuk pengadaan 160 pesawat. (*)
