BP Batam Buka Lelang Kelola Air Bersih
BATAM (sijori.id - Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Dendi Gustinandar, mengatakan, Badan Pengusahaan (BP) Batam membuka lelang Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Batam, baik itu untuk pengelolaan hulu dan hilir. Pendaftaran agar bisa mengikuti lelang ini dimulai dari 12 Juli hingga 21 Juli.
“Informasi lebih lanjut dapat mengakses link yang beralamat di https://bpbatam.go.id/publikasi/pengumuman/lelang/pengumuman-lelang-spam/,” kata Dendi, Minggu (11/7).
Adapun, peserta yang bisa mengikuti lelang ini yakni badan usaha milik daerah (BUMD), badan usaha milik negara (BUMN), dan badan usaha swasta berbentuk perseroan terbatas.
Formulir pendaftaran dan surat kuasa dapat diunduh di link yang telah disebutkan di paragraf sebelumnya.
“Form pendaftaran dan surat kuasa yang sudah diisi dan ditandatangani, di-scan dan dikirimkan ke alamat email, [email protected] dan [email protected],” tuturnya.
Panitia lelang akan melakukan konfirmasi kelengkapan dan keabsahan data yang disampaikan calon peserta. Lalu, mengirimkan dokumen prakualifikasi ke alamat email peserta yang telah mengirimkan formulir pendaftaran dan surat kuasa secara lengkap dan sah.
Selanjutnya, syarat utama kualifikasi baik untuk pengelolaan hulu maupun hilir juga sama. Pertama, memiliki pengalaman dan kemampuan dalam pengelolaan SPAM di Indonesia dengan kapasitas minimal 3.000 liter per detik dalam rentang waktu 10 tahun terakhir.
“Lalu, peserta dapat berbentuk sebagai badan usaha tunggal dan konsorsium, dan terakhir memiliki surat izin usaha untuk kegiatan yang bergerak dalam pengolahan air, minimal satu perusahaan, apabila konsorsium. Syarat lainnya, tercantum dalam dokumen prakualifikasi,” ucapnya.
Lelang akan dilaksanakan dua kali untuk menentukan dua pemenang yang akan mengelola sektor hulu dan hilir dari SPAM Batam. Pengelolaan di hulu dimulai dari daerah tangkapan air (DTA), waduk, hingga instalasi pengolahan air (IPA).
Sedangkan hilir dari Non Revenue Water (NRW), distribusi air bersih hingga pelayanan. (*)
