BP Batam Paparkan Sekolah Rakyat di Rempang

Pratiwi - Senin, 02 Februari 2026 14:04 WIB
null

BATAM (sijori.id) — Kepala BP Batam Amsakar Achmad bertemu warga Rempang Galang untuk memaparkan rencana pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi Merah Putih, Selasa (27/1/2026).

Amsakar menjelaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari agenda prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

Sekolah Rakyat Terintegrasi Merah Putih dirancang sebagai sekolah berasrama gratis bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Program ini diharapkan membuka peluang pendidikan berkualitas tanpa hambatan biaya sekaligus menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

“Sekolah rakyat ini hadir untuk memberi kesempatan yang sama bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera agar bisa maju dan berkembang,” kata Amsakar.

Secara konsep, sekolah ini menerapkan sistem boarding school dengan fasilitas pendidikan unggulan dan asrama yang layak tanpa pungutan biaya. Sekolah tersebut direncanakan berdiri di atas lahan sekitar 19 hektare.

Berbagai fasilitas pendukung akan disiapkan, mulai dari lapangan sepak bola, kolam renang berstandar internasional, klinik kesehatan, hingga dapur terpusat (central kitchen).

Melalui konsep pendidikan terpadu, peserta didik akan mendapat pembinaan menyeluruh, mencakup aspek akademik, karakter, dan pengembangan potensi diri. Program ini juga diarahkan untuk memperkuat nilai kebangsaan serta keterampilan teknologi.

Amsakar menegaskan, Sekolah Rakyat Terintegrasi Merah Putih tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga menjadi instrumen strategis untuk memutus rantai kemiskinan.

“Keberhasilan program ini membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Kami ingin menyiapkan generasi terdidik untuk masa depan Batam,” ujarnya. (*)

RELATED NEWS