BYD Rilis Linghui M9, MPV Hybrid 7 Kursi

Pratiwi - Rabu, 25 Februari 2026 23:55 WIB
null

BEIJING (sijori.id) — Pabrikan otomotif asal China, BYD, merilis gambar resmi MPV menengah-besar terbaru, BYD Linghui M9, yang mengusung konfigurasi tujuh kursi dan sistem plug-in hybrid (PHEV) 1.5 liter turbo.

Model ini berada di bawah sub-merek Linghui yang baru diluncurkan awal bulan ini. Linghui difokuskan untuk pasar taksi dan ride-hailing, dengan lini produk seri “e” berbasis listrik murni serta seri “M” untuk kendaraan hybrid. M9 menjadi satu-satunya model plug-in hybrid dalam portofolio awal tersebut.

Lebih Panjang dari Xia DM-i

Secara desain, Linghui M9 memiliki kemiripan dengan BYD Xia DM-i, terutama pada bentuk grille depan dan proporsi bodi. Perbedaan terletak pada logo merek serta detail aksen krom.

Bagian belakang tetap mempertahankan desain lampu “Chinese knot” khas BYD, dilengkapi reflektor merah dan trim krom pada bumper. Mobil ini menggunakan ban berukuran 235/60R18.

Dari sisi dimensi, Linghui M9 memiliki panjang 5.200 mm, lebar 1.970 mm, dan tinggi 1.805 mm, dengan jarak sumbu roda (wheelbase) 3.045 mm. Panjangnya 55 mm lebih besar dibanding Xia DM-i, sementara dimensi lainnya relatif serupa. Bobot kosong kendaraan tercatat 2.470 kilogram.

Secara teknis, wheelbase yang lebih panjang umumnya memberikan ruang kabin lebih lega, terutama untuk baris kedua dan ketiga—faktor penting bagi kendaraan operasional transportasi umum.

Sistem Plug-in Hybrid 1.5T

Linghui M9 mengusung sistem plug-in hybrid yang terdiri dari mesin bensin 1.5T berkode BYD472ZQB dan motor listrik sinkron magnet permanen TZ210XYD, dipadukan dengan Blade Battery milik BYD.

Mesin bensin menghasilkan tenaga maksimum 115 kW (154 hp), sementara motor listriknya mencapai 200 kW (268 hp). Spesifikasi ini identik dengan Xia DM-i.

Kapasitas baterai M9 belum diumumkan secara resmi. Sebagai pembanding, Xia DM-i menggunakan baterai Blade berkapasitas 20,39 kWh dengan jarak tempuh listrik murni hingga 100 km berdasarkan standar CLTC (China Light-Duty Vehicle Test Cycle).

Dalam praktiknya, standar CLTC cenderung menghasilkan angka jarak tempuh lebih optimistis dibanding siklus WLTP atau EPA yang digunakan di Eropa dan Amerika Serikat.

Sasar Armada Transportasi Daring

Peluncuran Linghui M9 mencerminkan strategi BYD memperkuat dominasi di segmen kendaraan elektrifikasi komersial. China saat ini menjadi pasar kendaraan energi baru (NEV) terbesar di dunia, dengan penetrasi EV dan PHEV yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Dengan konfigurasi tujuh kursi, efisiensi bahan bakar hybrid, serta opsi atap panorama dan kamera tambahan, Linghui M9 dirancang untuk kebutuhan armada taksi dan ride-hailing yang menuntut daya tahan, efisiensi operasional, dan ruang kabin lapang.

Belum ada informasi resmi terkait harga dan jadwal distribusi. Namun, kehadiran M9 memperluas portofolio elektrifikasi BYD di tengah persaingan ketat segmen MPV hybrid di pasar domestik China. (*)

RELATED NEWS