Casio Pro Trek PRJ-01 Jam Outdoor Analog Pertama dengan Tough Solar
(sijori.id) – Casio memperkenalkan Pro Trek PRJ-01, model pertama dalam keluarga Pro Trek yang mengusung tampilan sepenuhnya analog. Jam tangan ini dirancang untuk pengguna yang menginginkan ketangguhan khas Pro Trek tanpa fitur digital yang kompleks.
Dipasarkan mulai 25.300 yen atau sekitar Rp2,5 juta, Pro Trek PRJ-01 menawarkan desain yang lebih ringkas, teknologi pengisian daya Tough Solar, serta ketahanan air hingga 100 meter.
Desain Lebih Sederhana dan Nyaman Dipakai
Selama bertahun-tahun, seri Pro Trek identik dengan fitur digital lengkap seperti Triple Sensor yang mencakup kompas digital, altimeter, barometer, dan termometer. Namun, Casio kini mengambil pendekatan berbeda dengan menghadirkan desain yang lebih minimalis.
PRJ-01 menjadi penyederhanaan terbesar dalam sejarah Pro Trek. Berbeda dari model sebelumnya, jam ini tidak lagi dibekali Triple Sensor, melainkan hanya mengandalkan tampilan analog tiga jarum yang mudah dibaca.
Ukuran casing juga diperkecil menjadi 39,1 mm, jauh lebih ringkas dibandingkan PRJ-B001 yang memiliki diameter sekitar 46 mm. Dengan casing berbahan resin, jam ini menjadi salah satu Pro Trek paling nyaman digunakan untuk aktivitas harian maupun petualangan luar ruangan.
Mengandalkan Tough Solar
Di balik tampilannya yang sederhana, Pro Trek PRJ-01 tetap mempertahankan teknologi Tough Solar, yakni sistem pengisian daya menggunakan cahaya.
Mesin quartz bertenaga surya tersebut mampu beroperasi hingga lima bulan dalam kondisi baterai penuh, sehingga pengguna tidak perlu sering mengganti baterai.
Casio juga menyematkan indikator baterai lemah serta jendela tanggal di posisi pukul 4.30, sebagai fitur praktis untuk penggunaan sehari-hari.
Tahan Air hingga 100 Meter
Sebagai jam tangan outdoor, PRJ-01 memiliki water resistance 100 meter, sehingga aman digunakan saat hujan, berenang, maupun aktivitas luar ruangan lainnya.
Untuk membantu visibilitas pada malam hari, seluruh dial serta jarum jam dan menit dilapisi material Neobrite yang mampu menyala dalam kondisi minim cahaya.
Namun berbeda dengan sebagian besar model Pro Trek sebelumnya, PRJ-01 tidak lagi dilengkapi lampu LED yang dapat diaktifkan melalui tombol.
Bezel Bisa Diputar untuk Melindungi Crown
Salah satu inovasi menarik pada PRJ-01 adalah desain bezel yang dapat diposisikan dalam dua orientasi berbeda.
Pengguna dapat membiarkan bezel berada pada posisi berbentuk berlian sebagai ciri khas desainnya, atau memutarnya untuk memberikan perlindungan ekstra terhadap crown yang ditempatkan di sudut casing.
Selain itu, tanda pada bezel masih dapat dimanfaatkan sebagai kompas sederhana ketika berada di alam terbuka.
Tersedia Strap Resin, NATO, dan Carabiner
Casio menawarkan PRJ-01 dengan pilihan strap resin maupun model NATO-style yang melintas di belakang caseback.
Khusus varian PRJ-01AE, pembeli juga mendapatkan aksesori carabiner sehingga jam dapat dipasang pada tas ransel atau belt loop ketika tidak dikenakan di pergelangan tangan.
Model PRJ-01AE bahkan dibekali dua pilihan strap, yakni resin dan kain (fabric), sehingga pengguna dapat menyesuaikan dengan kebutuhan aktivitas.
Casio telah memasukkan Pro Trek PRJ-01 ke situs resminya di Jepang dengan harga sebagai berikut:
- Casio Pro Trek PRJ-01: 25.300 yen (sekitar Rp2,5 juta)
- Casio Pro Trek PRJ-01AE: 31.350 yen (sekitar Rp3,1 juta)
Hingga kini Casio belum mengumumkan jadwal peluncuran global. Namun, jam tangan outdoor analog terbaru ini diperkirakan mulai tersedia di berbagai pasar internasional sebelum akhir tahun 2026. (*)
