Crocs Rilis Bistro Work Sneaker
(sijori.id) - Siapa pun yang pernah bekerja di dapur profesional pasti familier dengan “seragam” tak tertulis: baja tahan karat, uap panas mengepul, dan sandal clog busa di kaki para koki. Nama Crocs sudah lama melekat sebagai alas kaki andalan kru dapur.
Model clog berbahan foam itu identik dengan kehidupan back-of-house. Popularitasnya bahkan terdongkrak berkat dukungan selebritas chef era 2000-an. Namun di balik citra tersebut, kekuatannya sederhana: sol anti-selip, nyaman dipakai seharian, dan mudah dibersihkan—pas untuk dapur yang licin dan penuh tumpahan.
Reputasi itu membuat Crocs meluncurkan lini khusus pekerja kuliner, Bistro, pada 2007. Sejak saat itu, clog tersebut seperti menjadi “sepatu dinas” tak resmi industri hospitality.
Kini, Crocs membawa konsep itu ke arah baru yang lebih berani.
Dari Clog ke Sneaker Modern
Lewat Bistro Work Sneaker, Crocs meninggalkan siluet clog tanpa tumit dan beralih ke konstruksi sneaker tertutup penuh. Desainnya hybrid—memadukan upper tekstil mesh yang breathable dengan lapisan molded Croslite khas Crocs.
Sekilas, tampilannya bisa disangka sepatu lari modern atau bahkan sepatu basket minimalis. Garisnya lebih tegas, lebih clean, dan tentu lebih “aman” untuk kaki karena tidak lagi terbuka di bagian belakang.
Meski berubah bentuk, DNA kerjanya tetap dipertahankan. Outsole Crocs Lock tetap mengusung fitur anti-selip yang selama ini jadi andalan di lantai dapur yang basah atau berminyak. Di bagian dalam, footbed Croslite foam menyuguhkan bantalan ringan untuk menopang shift panjang tanpa kompromi.
Sistem tali standar dan pull tab memberi fit yang lebih terkunci—sesuatu yang tak dimiliki clog backless. Upper tekstil membantu sirkulasi udara, sementara lapisan molded memberi struktur tambahan sekaligus memudahkan pembersihan.
Tantangan: Sirkulasi Udara
Meski terlihat lebih protektif, satu pertanyaan praktis muncul: bagaimana dengan sirkulasi panas? Material foam tertutup penuh berpotensi membuat kaki lebih hangat, apalagi di dapur bersuhu tinggi.
Jika Crocs mampu mengatasi isu ventilasi ini, Bistro Work Sneaker bukan sekadar tampil gaya, tapi benar-benar siap kerja.
Bistro Work Sneaker sudah tersedia dengan harga USD 70 atau sekitar Rp1,1 juta (kurs Rp15.800 per USD). Harga ini sekitar USD 20 lebih mahal dibanding Bistro Clog klasik.
Saat peluncuran, sepatu ini hadir dalam satu warna: Triple Black. Pilihan aman yang mudah dipadukan dengan seragam apa pun dan tetap terlihat rapi bahkan di luar jam kerja.
Menariknya, untuk tahap awal hanya tersedia ukuran pria. Namun dengan desain uniseks, pengguna perempuan tetap bisa menyesuaikan ukuran yang lebih kecil.
Apakah format sneaker ini akan sesukses clog legendarisnya? Waktu yang akan menjawab. Yang jelas, bagi pekerja dapur, layanan kesehatan, dan hospitality yang menginginkan sepatu kerja lebih tertutup tanpa kehilangan kenyamanan dan daya cengkeram, Bistro Work Sneaker layak dipertimbangkan. (*)
