Dodge Charger Super Bee 2027 Tembus 600 HP, Begini Sejarahnya sejak 1968
(sijori.id) - Dodge kembali menghidupkan nama Super Bee dalam wujud yang jauh berbeda dari generasi pertamanya. Jika Super Bee 1968 dikenal sebagai muscle car berharga terjangkau, Dodge Charger Super Bee Launch Edition 2027 justru hadir sebagai salah satu model paling bertenaga yang pernah menyandang nama tersebut.
Diperkenalkan pada 7 Agustus 2026 dalam perayaan ulang tahun ke-60 Charger, Super Bee Launch Edition mengandalkan mesin 3.0 liter SIXPACK enam silinder segaris twin-turbo.
Mesin tersebut menghasilkan tenaga 600 hp dan torsi 531 lb-ft atau sekitar 720 Nm. Angka itu menjadikannya Super Bee paling bertenaga sepanjang sejarah.
Dodge meningkatkan performanya dengan turbocharger 56 mm, menggantikan unit 54 mm pada Charger Sixpack berperforma tinggi. Sistem komputer mesin juga disetel ulang dan sistem pendinginan diperbarui.
Hasilnya, tenaga meningkat sekitar 50 hp dibandingkan Charger Sixpack high-output standar, sementara torsi maksimum tetap 531 lb-ft. Rentang torsi juga dibuat lebih lebar, dari 3.000 hingga 5.900 rpm.
Akselerasi 0-60 mph 3,6 Detik
Performa Super Bee 2027 tidak hanya terlihat dari angka tenaga.
Mobil ini mampu berakselerasi dari 0 hingga 60 mil per jam atau sekitar 96 km/jam dalam 3,6 detik. Angka tersebut 0,3 detik lebih cepat dibandingkan Charger Sixpack Scat Pack dan 0,1 detik lebih cepat dari Ford Mustang Dark Horse.
Untuk seperempat mil, Charger Super Bee mencatat waktu 11,8 detik. Dodge menyebutnya sebagai satu-satunya Charger bermesin pembakaran internal yang mampu menembus waktu tersebut.
Super Bee Launch Edition juga mendapatkan sistem pengereman yang lebih besar. Model ini menjadi Charger SIXPACK pertama yang menggunakan rem Brembo 16 inci dengan kaliper depan enam piston.
Dodge mengklaim sistem tersebut memiliki ketahanan terhadap brake fade hingga tiga kali lipat dibandingkan Charger SIXPACK lainnya.
Super Bee Pertama Lahir pada 1968
Jauh sebelum menjadi Charger berdaya 600 hp, Super Bee merupakan model yang dirancang untuk menawarkan performa muscle car dengan harga lebih terjangkau.
Super Bee pertama diperkenalkan pada pertengahan 1968 sebagai jawaban Dodge terhadap Plymouth Road Runner.
Saat itu, Road Runner sukses menarik konsumen muda karena menawarkan performa tinggi dengan harga lebih rendah dibandingkan muscle car seperti Plymouth GTX.
Dodge kemudian menggunakan basis Coronet 440 dengan bodi coupe berpilar. Penggunaan bodi yang lebih sederhana membantu menekan harga.
Mesin standarnya adalah V8 383 cubic inch atau 6,3 liter yang menghasilkan 335 hp. Mesin tersebut menggunakan cylinder head dari mesin 440 serta camshaft yang lebih agresif.
Super Bee juga dibekali transmisi manual empat percepatan heavy-duty dan shifter Hurst Competition-Plus sebagai perlengkapan standar. Transmisi otomatis TorqueFlite tersedia sebagai pilihan.
Sistem knalpot ganda, ban F70x14, dan Rallye Suspension melengkapi paket performanya.
Meski mengusung konsep muscle car ekonomis, Super Bee tidak benar-benar dibuat sesederhana Plymouth Road Runner. Model ini masih memiliki karpet, jok vinyl berlipit, serta panel instrumen yang bersumber dari Dodge Charger.
Ciri khas lainnya adalah striping belakang bergaya “Bumble Bee”.
Hemi 426 Jadi Opsi Langka
Mesin V8 383 bukan satu-satunya pilihan untuk Super Bee generasi awal.
Dodge menawarkan mesin 426 Hemi sebagai opsi dengan tambahan harga sekitar USD712. Pilihan tersebut menjadikan Super Bee salah satu cara yang relatif terjangkau untuk mendapatkan mesin Hemi dari pabrikan.
Namun, hanya sedikit pembeli yang memilihnya.
Untuk model tahun 1968, hanya 166 unit Super Bee bermesin Hemi yang diproduksi. Mobil dengan mesin tersebut juga mendapatkan suspensi heavy-duty.
Sistem pendingin udara tidak tersedia untuk versi Hemi. Sementara sistem pengereman masih menggunakan rem tromol 11 inci di keempat roda.
Super Bee Berevolusi hingga Charger 1971
Pada 1969, Dodge memperluas pilihan bodi Super Bee dengan menghadirkan hardtop tanpa pilar.
Pada tahun yang sama, Super Bee juga mendapatkan mesin 440 Six-Pack yang menghasilkan 390 hp dan torsi 490 lb-ft. Mesin tersebut menggunakan tiga karburator dua barrel dan menjadi salah satu pilihan paling menarik dalam jajaran Super Bee.
Namun, produksi Super Bee bermesin Hemi terus menurun. Pada 1970, hanya 36 unit Super Bee Hemi yang dibuat.
Setelah 1970, nama Super Bee berpindah ke platform Charger pada 1971. Perubahan tersebut terjadi setelah Dodge menghentikan sejumlah varian bodi coupe Coronet.
Charger Super Bee diposisikan sebagai alternatif lebih terjangkau dari Charger R/T dengan harga USD3.271.
Total produksinya mencapai 5.054 unit. Dari jumlah tersebut, hanya 22 unit menggunakan mesin Hemi dan 30 unit menggunakan mesin 440 Six-Pack dengan transmisi manual empat percepatan.
Setelah model 1971, nama Super Bee menghilang dari pasar Amerika Serikat selama beberapa dekade.
Dari Muscle Car Murah Menjadi Super Bee 600 HP
Perjalanan Super Bee menunjukkan perubahan filosofi Dodge selama hampir enam dekade.
Super Bee 1968 diciptakan dengan mengurangi sejumlah fitur untuk menghasilkan muscle car yang lebih terjangkau. Sebaliknya, Super Bee Launch Edition 2027 justru mendapatkan berbagai perangkat khusus untuk meningkatkan performa.
Bagian depan Charger Super Bee dirancang ulang untuk meningkatkan aliran udara menuju sistem pendinginan hingga 30 persen.
Dodge juga mengklaim desain tersebut menghasilkan tambahan downforce lebih dari 100 pound pada kecepatan 150 mph atau sekitar 241 km/jam dibandingkan Scat Pack standar.
Identitas visualnya diperkuat dengan logo Super Bee baru yang terinspirasi dari putaran turbocharger.
Dodge menyiapkan tiga pilihan warna untuk Launch Edition, yakni Sucker Punch, Shady, dan Diamond Black.
Mobil ini akan diproduksi di Windsor Assembly Plant, Ontario, Kanada. Harga dan detail pemesanan dijadwalkan diumumkan Dodge pada akhir 2026.
Hampir 60 tahun setelah Super Bee pertama lahir sebagai muscle car berorientasi harga, nama tersebut kini kembali dengan pendekatan berbeda: sebuah Charger berperforma tinggi dengan tenaga 600 hp. (*)
