Freelander 8 Resmi Tampil Perdana di China, SUV Hybrid Premium
(sijori.id) - Produsen otomotif hasil kerja sama Chery dan Jaguar Land Rover resmi menampilkan untuk pertama kalinya SUV hybrid premium Freelander 8 di hadapan publik China. Kehadiran model ini menandai debut fisik perdana setelah sebelumnya diperkenalkan melalui presentasi merek pada Maret 2026.
Freelander 8 diposisikan sebagai SUV off-road premium yang menggabungkan teknologi elektrifikasi modern dengan kemampuan menjelajah berbagai medan. Kendaraan ini dibangun di atas platform baru yang dirancang khusus untuk mendukung sistem penggerak hybrid bertegangan tinggi.
Jarak Tempuh Listrik Capai 221 Kilometer
Salah satu daya tarik utama Freelander 8 adalah penggunaan sistem range-extender berarsitektur 800 volt yang dipadukan dengan baterai berkapasitas 60,331 kWh.
Konfigurasi tersebut memungkinkan kendaraan menempuh jarak hingga 221 kilometer dalam mode listrik murni sebelum mesin bensin mulai bekerja untuk mengisi daya baterai dan mendukung sistem penggerak.
Mesin yang digunakan merupakan unit bensin 1.5 liter turbocharged yang menghasilkan tenaga maksimum 115 kW. Mesin ini tidak berfungsi sebagai penggerak utama roda, melainkan sebagai generator untuk memperpanjang jarak tempuh kendaraan.
Teknologi Pengisian Daya Cepat
Baterai Freelander 8 dikembangkan bersama produsen baterai terkemuka China, CATL.
Sistem baterainya mendukung teknologi pengisian cepat hingga 6C dengan kemampuan menerima daya listrik maksimum 350 kW. Teknologi tersebut memungkinkan proses pengisian daya berlangsung lebih singkat sekaligus menjaga efisiensi termal dan performa baterai.
Dilengkapi Sistem Off-Road Canggih
Untuk menunjang kemampuan di medan berat, Freelander 8 dibekali sistem i-ATS Intelligent All-Terrain yang dikembangkan dengan dukungan teknologi perangkat lunak Huawei.
Sistem ini mengatur traksi kendaraan melalui tiga differential lock yang terdiri atas pengunci diferensial mekanis depan, electronic limited-slip differential di belakang, serta virtual center lock.
Selain itu, SUV ini juga menggunakan suspensi udara dual-chamber tertutup yang mampu menyesuaikan ketinggian kendaraan dan karakter redaman sesuai kondisi jalan.
Mengusung Teknologi Huawei dan Qualcomm
Di sektor digital, Freelander 8 menggunakan platform kontrol kendaraan terpusat yang ditenagai chip Qualcomm Snapdragon 8397.
Seluruh varian Pro, Max, dan Max+ telah dilengkapi sensor LiDAR 896-line yang dipasang di atap kendaraan.
Sensor tersebut terintegrasi dengan sistem bantuan mengemudi cerdas Huawei Qiankun ADS 5 yang memungkinkan kendaraan melakukan pemetaan lingkungan secara lebih akurat untuk mendukung fitur berkendara semi-otonom.
Strategi Baru Chery dan Jaguar Land Rover
Freelander 8 menjadi bagian dari strategi baru Chery dan Jaguar Land Rover untuk memperkuat posisi mereka di pasar kendaraan energi baru China yang semakin kompetitif.
Model ini dikembangkan dengan memanfaatkan fasilitas manufaktur senilai 12 miliar yuan atau sekitar 1,78 miliar dolar AS yang telah dibangun sebelumnya.
Melalui kombinasi teknologi hybrid jarak jauh, kemampuan off-road, serta fitur digital mutakhir, Freelander 8 diharapkan mampu menarik konsumen yang menginginkan kendaraan premium dengan efisiensi tinggi dan kemampuan jelajah yang mumpuni.
Berdasarkan data penjualan ritel otomotif China hingga Mei 2026, model ini telah mencatatkan pengiriman kumulatif sebanyak 3.976 unit, dengan penjualan bulanan mencapai 997 unit pada Mei lalu.
Pencapaian tersebut menunjukkan respons pasar yang cukup positif terhadap SUV hybrid premium terbaru hasil kolaborasi Chery dan Jaguar Land Rover ini. (*)
