Gobar Yeti Tribe Indonesia di Yogyakarta Satukan Pesepeda dari Berbagai Daerah

Redaksi Daerah - Selasa, 30 Juni 2026 19:54 WIB
Serunya Jelajah Lereng Merapi Bersama YTI, Trek Menantang hingga Berburu Kuliner (YTI)

YOGYAKARTA — Yeti Tribe Indonesia (YTI), salah satu komunitas sepeda gunung terbesar di Tanah Air, kembali menggelar kegiatan gowes di alam terbuka sebagai bagian dari komitmennya mengajak masyarakat lebih dekat dengan alam. Pada 20–21 Juni 2026, puluhan anggota YTI dari berbagai daerah berkumpul di Yogyakarta untuk mengikuti agenda gowes bareng (Gobar).

Pada hari pertama, Sabtu, 20 Juni 2026, para peserta menjajal dua jalur favorit pesepeda gunung, yakni Bukit Klangon dan Kaliadem di kawasan lereng Gunung Merapi. Rute dengan total panjang sekitar 28 kilometer itu menawarkan medan yang beragam hingga garis finis. Keesokan harinya, Minggu, 21 Juni 2026, rombongan melanjutkan perjalanan menyusuri persawahan dan permukiman di sekitar Kaliurang sebelum berakhir di kawasan ikonik Yogyakarta, yakni Tugu Jogja dan Malioboro.

Selama 2 hari, 20-21 Juni lalu, puluhan anggota komunitas YTI dari berbagai kota di Indonesia berkumpul dan menggelar gowes bareng (Gobar) di Yogyakarta.

Kun Wahyu Winasis, Chief Yeti Tribe Indonesia menjelaskan, Gobar YTI di Yogyakarta ini merupakan salah satu program yang telah direncanakan di tahun 2026. Dengan pesona alam, kuliner dan budayanya yang luar biasa, Gobar YTI di Yogya mampu menarik semua Tribe di berbagai kota hadir.

BACA JUGA: YTI RT Siap Bersaing di Berbagai Kelas pada 76 Indonesia Downhill 2026

"Gobar Yogyakarta ini menandai konsistensi YTI untuk mengajak masyarakat mencintai dan menikmati Alam, khususnya melalui sepeda. Trek di Bukit Klangon dan Kaliadem di lereng gunung Merapi ini merupakan jalur favorit penggemar sepeda gunung, seperti teman-teman di YTI," jelas Kun Wahyu melalui keterangan resmi di Yogyakarta, Minggu, 28 Juni 2026.

Gobar YTI bertajuk "Traction Pushed" di Yogyakarta menjadi semakin istimewa berkat kehadiran Tribes (sebutan anggota komunitas YTI) dari hampir semua Tribe (kelompok wilayah) seperti dari Lombok, Balikpapan, Surabaya, Solo-Jogja, Bandung. Cikarawang, Cibubur, Pondok Cabe, Bintaro, Cilegon dan Malaysia.

Pada Sabtu, 20 Juni 2026 berbagai model sepeda YTI ini diajak melewati 2 trek alam di Bukit Klangon dan trek Kaliadem di lereng gunung Merapi.

"Senang bisa berkumpul dan menikmati trek alam di Yogya yang selalu banyak cerita. Treknya joss, makanannya mantap dan pastinya silaturahmi bersama YTI selalu abadi. Jauh-jauh dari Lombok terbayar lunas dengan pengalaman dua hari di Gobar Yogya," ujar Suryawisata, Tribes asal Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Babeh Deri, salah satu Tribes senior dari Tribe Pondok Cabe, Tangerang Selatan juga punya banyak cerita mengikuti Gobar YTI edisi Ke 3 tahun 2026 ini. "Bisa bertemu dan mengenal Tribes dari berbagai kota tentu menjadi berkah luar biasa. Apalagi trek di Klangon dan Kaliadem juga sangat familiar bagi pesepeda semua usia. Terima kasih YTI, Gobar yang penuh arti," ungkap Babeh Deri sambil terkekeh.

Catur Indra, Tribe Solo-Yogja sebagai penanggung jawab Gobar YTI Yogya 2026 mengaku bersyukur semua agenda yang direncanakan oleh panitia berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Seluruh tribes juga sehat dan selamat sampai finish.

Menurut Catur, Gobar kali ini berupaya mengeksplorasi trek-trek alam di wilayah Kaliurang dan menjelajahi jalanan melewati area persawahan, pemukiman hingga Tugu Yogya sebagai salah satu simbol kota kerajaan ini. Selama dua hari di Yogya Komunitas YTI juga memberikan donasi untuk renovasi di salah satu masjid yang dilalui.

"Sepeda bisa menjadi simbol olahraga, persahabatan dan juga kemanfaatan. Terima kasih buat seluruh Tribes yang sudah hadir di Gobar Yogya, semoga cerita baiknya tak terlupakan," tutup Catur.

Event Gobar YTI di Yogyakarta kali ini mendapatkan dukungan penuh dari Bluebird, Velo (Distributor Sepeda Utama di Indonesia) MatchBook (Produsen Apparel), Agung Podomoro Land dan TrenAsia.id sebagai media partner.

Selanjutnya YTI akan mengagendakan Gobar berikutnya di trek Kamojang, di daerah Garut. Akhir tahun ini YTI juga berencana menjelajahi trek-trek alam di wilayah Lombok, NTB, termasuk di lereng gunung Rinjani.

Tulisan ini telah tayang di jogjaaja.com oleh Redaksi pada 30 Jun 2026

Editor: Redaksi Daerah

RELATED NEWS