Hang Nadim akan Tingkatkan Pelayanan, mulai Penanganan Macet, Taksi hingga Troli

Pratiwi - Kamis, 11 Februari 2021 14:39 WIB
Hang Nadim akan meningkatkan standar pelayanan. undefined

BATAM (sijori.id) - Direktur BUBU Hang Nadim dan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) BP Batam, Amran, Rabu (10/2/2021) mengungkapkan perkembangan terkait pengelolaan Hang Nadim kedepan. Diakui Amran, penting bagi pihaknya mengambil langkah strategis, dalam menangani dampak Covid-19 saat ini dibidang pengelolan bandara. Dimana, diakui mulai maskapai penerbangan, airnav dan turunannya terpukul.

"Kami juga berbenah untuk memenuhi kebutuhan dalam menunjang pembangunan Batam," terangnya.

Hang Nadim akan meningkatkan standar pelayanan. Mulai penanganan macet, ketersediaan taksi yang baik dan transportasi umum. Kemudian, ketersediaan troli yang baik di terminal kedatangan.

Kemudian, terminal dan area umum atau public area yang baik. Kebersihan terminal, imigrasi berapa lama antri, pemeriksaan keamanan yang terus membaik. Selanjutnya, proses harus cepat, termaksud menggunakan teknologi untuk pemeriksaan pasport.

Keamanan tinggi, tempat mencari bagasi yang mudah, termaksud untuk pengiriman bagasi dan lainnya.

"Mudah-mudahan pemenuhan standar pelayanan dan fasilitas yang baik, terwujud sebagai bandara internasional, yang terus membaik," harapnya.

Sementara itu proses lelang Kerjasama Pengelolaan Bandar Udara (KPBU), masih berjalan saat ini.

Sebelumnya, Wakil Ketua Panitia Lelang, Tumirah, mengungkapkan lelang KPBU Hang Nadim, sudah memasuki tahapan Evaluasi Dokumen Penawaran Administrasi dan Teknis (Sampul I). Saat ini, konsorsium Angkasa Pura I bersaing dengan konsorsium Angkasa Pura II.

"Ada konsorsium PT Angkasa Pura II, PT Adhi Karya, Egis Project S.A., dan Engie South East Asia. Sedangkan peserta lelang kedua adalah Konsorsium PT Angkasa Pura I, Incheon International Airport Corporation, dan PT Wijaya Karya," ungkap Tumirah.

Dijelaskan Tumirah, dalam tahapan itu, Panitia Lelang, juga melakukan pembukaan dokumen penawaran administrasi teknis (Sampul I). Pembukaan dokumen disaksikan secara bersama-sama oleh masing-masing peserta lelang.

“Sebelumnya ada empat peserta lelang yang lulus tahap prakualifikasi. Namun, yang mengajukan dokumen penawaran pada tahapan ini hanya dua peserta, yaitu Konsorsium Batam dan Konsorsium PT Angkasa Pura I,” ujar Tumirah.

Lebih lanjut, Tumirah, menjelaskan, proses lelang ini menggunakan metode 1 tahap dengan 2 sampul, yaitu sampul 1 (Dokumen Penawaran Administrasi dan Teknis) dan sampul 2 (Dokumen Penawaran Finansial)

“Dokumen Penawaran Administrasi dan Teknis (Sampul 1) yang sudah kami terima akan kami evaluasi, dan akan diumumkan pada tanggal 29 Januari 2021 mendatang. Sedangkan untuk Pembukaan Dokumen Penawaran Finansial akan dilakukan pada tanggal 5 Februari 2021,” jelas Tumirah.

Seluruh rangkaian tahapan pelaksanaan pelelangan proyek ini akan berakhir dengan Penandatanganan Perjanjian KPBU yang dijadwalkan pada tanggal 3 Mei 2021.(*)

Bagikan

RELATED NEWS