HarbourFront Centre Resmi Tutup, Warga Singapura Kenang Mal Ikonik Itu

Pratiwi - Rabu, 29 Juli 2026 21:16 WIB
null

SINGAPURA (sijori.id) – HarbourFront Centre resmi menghentikan operasionalnya pada Senin (27/7), menandai berakhirnya perjalanan salah satu pusat perbelanjaan dan terminal feri paling ikonik di Singapura. Penutupan tersebut meninggalkan rasa haru bagi banyak pengunjung yang telah memiliki kenangan selama bertahun-tahun di lokasi tersebut.

Momen hari terakhir operasional HarbourFront Centre diabadikan dalam sebuah video yang diunggah akun Instagram HereForTheFinds. Video tersebut memperlihatkan suasana mal yang masih dipadati pengunjung, sementara banyak toko mulai mengemasi barang dagangan dan menutup gerainya untuk terakhir kali.

Unggahan itu menggambarkan suasana yang penuh emosi.

"Ini benar-benar campuran berbagai perasaan. Area mal masih ramai oleh orang-orang yang ingin melihatnya untuk terakhir kalinya, dengan antrean panjang dan kotak-kotak kemasan di mana-mana," tulis akun tersebut.

Video tersebut telah ditonton lebih dari 86.500 kali. Terlihat sejumlah pengunjung memanfaatkan diskon besar-besaran menjelang penutupan, sementara lainnya memilih mengunjungi restoran favorit mereka untuk menikmati hidangan terakhir sebelum mal ditutup permanen.

Di media sosial, banyak warganet mengungkapkan kesedihan mereka atas penutupan HarbourFront Centre. Sebagian mengenang masa kecil dan berbagai momen berharga yang pernah mereka habiskan di pusat perbelanjaan tersebut.

Salah seorang pengguna media sosial menulis, "Kemarin saya ke sana. Semua kenangan masa kecil saya ada di tempat itu. Saya masih tidak percaya kami harus mengucapkan selamat tinggal."

Pengunjung lain mengaku sengaja datang pada akhir pekan terakhir untuk menikmati potongan harga sekaligus merasakan kembali suasana yang penuh nostalgia.

Ucapan perpisahan juga ramai bermunculan di grup Facebook Heritage SG Memories. Seorang anggota membagikan kenangannya mengunjungi HarbourFront Centre bersama keluarga dan menyebut bangunan tersebut sebagai salah satu ikon yang selalu terlihat dari Sentosa Boardwalk.

"Selamat tinggal HarbourFront Centre, terima kasih atas semua kenangannya," tulisnya.

Sementara itu, Singapore Cruise Centre, yang beroperasi di gedung tersebut sejak 1992, telah lebih dahulu pindah ke terminal baru yang berjarak sekitar 70 meter dari lokasi lama pada awal bulan ini.

Penutupan HarbourFront Centre dilakukan untuk memberi jalan bagi pembangunan kawasan terpadu baru yang akan menghadirkan gedung perkantoran komersial serta ruang publik modern. Proyek tersebut diumumkan oleh Mapletree Investments pada Oktober tahun lalu.

Pengembangan baru itu ditargetkan rampung pada kuartal pertama 2031, sekaligus menjadi babak baru bagi kawasan HarbourFront setelah puluhan tahun menjadi salah satu destinasi favorit warga Singapura maupun wisatawan. (*)

RELATED NEWS