Hoka Speedgoat 7 GTX Meluncur, Lebih Tangguh untuk Medan Basah dan Berlumpur
(sijori.id) - Hoka Speedgoat 7 GTX resmi hadir sebagai varian terbaru dari salah satu sepatu trail running paling populer milik Hoka. Model ini mempertahankan sejumlah teknologi utama Speedgoat 7, tetapi mendapatkan tambahan perlindungan untuk menghadapi medan basah, berlumpur, dan teknis.
Speedgoat sendiri dikembangkan Hoka bersama ultrarunner Karl “Speedgoat” Meltzer sejak 2015. Sejak saat itu, lini ini berkembang menjadi salah satu sepatu trail yang banyak digunakan untuk berbagai kondisi medan.
Popularitas Speedgoat juga terlihat dalam ajang Western States 100. Berdasarkan analisis iRunFar, Speedgoat menjadi model yang paling banyak digunakan pelari di ajang tersebut untuk dua tahun berturut-turut.
Generasi ketujuh Speedgoat yang diperkenalkan pada 2026 membawa perubahan penting pada bagian midsole. Hoka menggunakan supercritical EVA yang memberikan sensasi pijakan lebih lembut dan responsif dibandingkan generasi sebelumnya.
Kini, karakter tersebut dipertahankan pada Speedgoat 7 GTX, tetapi dengan perlindungan yang lebih siap menghadapi cuaca buruk.
Pada bagian luar, Speedgoat 7 GTX menggunakan membran Gore-Tex untuk membantu menjaga kaki tetap kering ketika berlari dalam kondisi basah dan berlumpur.
Hoka juga memberikan material Cordura pada area yang rentan mengalami gesekan. Material tersebut dirancang untuk meningkatkan ketahanan terhadap abrasi ketika sepatu digunakan melewati bebatuan, semak, atau medan trail yang kasar.
Sementara itu, bagian bawah sepatu masih menggunakan outsole Vibram Megagrip dengan lug sedalam 5 mm. Kombinasi tersebut menjadi salah satu ciri khas Speedgoat untuk memberikan cengkeraman di medan teknis.
Perubahan lainnya terdapat pada sistem pengikat sepatu. Speedgoat 7 GTX menggunakan sistem toggle lacing atau speed laces yang memungkinkan pelari menyesuaikan kekencangan sepatu dengan lebih cepat ketika berada di jalur pendakian atau trail.
Namun, tambahan perlindungan tersebut membuat bobot sepatu meningkat.
Hoka Speedgoat 7 GTX memiliki bobot sekitar 10,7 ons atau sekitar 303 gram. Angka tersebut lebih berat dibandingkan Speedgoat 7 standar yang memiliki bobot sekitar 9,7 ons atau sekitar 275 gram.
Kenaikan bobot tersebut menjadi konsekuensi dari penggunaan Gore-Tex dan Cordura. Bagi pelari yang lebih mengutamakan perlindungan terhadap air, daya tahan, dan kestabilan di medan kasar, tambahan bobot tersebut dapat menjadi kompromi yang layak.
Hoka Speedgoat 7 GTX dibanderol dengan harga 180 dolar AS. Harga tersebut sekitar 15 dolar AS lebih mahal dibandingkan Speedgoat 7 standar.
Dengan kombinasi supercritical EVA, Gore-Tex, Cordura, dan Vibram Megagrip, Speedgoat 7 GTX diposisikan sebagai sepatu trail yang lebih siap menghadapi kondisi ekstrem tanpa meninggalkan karakter utama Speedgoat sebagai sepatu serbaguna untuk berbagai medan. (*)
