Hyundai IONIQ V Resmi Debut di Beijing Auto Show 2026

Pratiwi - Senin, 27 April 2026 09:52 WIB
foto: Hyundai

CHINA (sijori.id) - Pabrikan otomotif asal Korea Selatan, Hyundai Motor Company, kembali menunjukkan agresivitasnya di segmen kendaraan listrik dengan memperkenalkan Ioniq V pada ajang Beijing Motor Show 2026. Model ini menjadi sedan listrik terbaru yang dikembangkan khusus untuk pasar China.

Menariknya, kehadiran Ioniq V datang hanya beberapa minggu setelah konsep Venus diperkenalkan. Hal ini menandai salah satu siklus tercepat antara mobil konsep dan versi produksi dalam industri otomotif global.

Bukan Ioniq 5, Ini Sedan Listrik dengan Identitas Baru

Meski namanya mirip dengan Hyundai Ioniq 5, Ioniq V merupakan model yang sepenuhnya berbeda. Jika Ioniq 5 adalah SUV global, maka Ioniq V hadir sebagai sedan listrik bergaya tajam (wedgy) yang dirancang khusus untuk konsumen China.

Secara dimensi, mobil ini memiliki panjang sekitar 4,9 meter dan lebar 1,89 meter—mendekati ukuran Hyundai Sonata. Namun, berkat platform listrik murni, jarak sumbu roda Ioniq V lebih panjang, mencapai 2,9 meter, memberikan ruang kabin yang lebih lega.

Desainnya mengusung garis tegas dengan siluet fastback, namun tetap mempertahankan bagasi konvensional. Hyundai juga memperkenalkan bahasa desain baru bernama “The Origin,” yang berbeda dari lini Ioniq global.

Masuk ke dalam kabin, Ioniq V mengusung pendekatan futuristik khas kendaraan listrik China. Hampir seluruh tombol fisik dihilangkan dan digantikan oleh layar sentuh besar berukuran 27 inci dengan resolusi 4K yang membentang hingga sisi penumpang depan.

Pengemudi tidak lagi membutuhkan panel instrumen konvensional karena informasi ditampilkan melalui head-up display. Konsep ini menegaskan fokus Hyundai pada digitalisasi dan pengalaman pengguna yang modern.

Meski belum mengungkap seluruh spesifikasi teknis, Hyundai menyebut varian jarak jauh Ioniq V mampu menempuh lebih dari 600 kilometer dalam sekali pengisian daya, berdasarkan standar uji CLTC di China. Perlu dicatat, angka ini umumnya lebih optimistis dibandingkan standar WLTP atau EPA.

Strategi Besar Hyundai di China

Ioniq V menjadi bagian dari rencana besar Hyundai untuk meluncurkan 20 model baru di China dalam lima tahun ke depan. Model ini nantinya akan diikuti oleh SUV berbasis konsep Earth yang dijadwalkan meluncur pada paruh pertama tahun depan.

Bersama mitra lokalnya, BAIC Motor, Hyundai juga menginvestasikan sekitar 8 miliar yuan (sekitar US$1,1 miliar) guna memperkuat daya saing di pasar otomotif China yang sangat kompetitif.

Target ambisius pun dipasang: penjualan hingga 500.000 unit per tahun pada 2031.

Kemungkinan Tidak Masuk Pasar Global

Meski tampil menarik, Ioniq V kemungkinan besar tidak akan dipasarkan di luar China. Hyundai memilih fokus regional untuk model ini, sementara pasar global akan mendapatkan lini berbeda seperti Ioniq 3 di Eropa dan model lain untuk Amerika Serikat.

Langkah ini mencerminkan strategi baru Hyundai dalam menghadapi dominasi produsen lokal China yang dikenal cepat berinovasi dengan harga lebih kompetitif. (*)

Editor: Pratiwi

RELATED NEWS