Investasi Singapura di Indonesia adalah Rp63 Triliun, Jauh Diatas Negara Lain

Pratiwi - Selasa, 02 Mei 2023 12:55 WIB
ilustrasi undefined

JAKARTA (sijori.id) - Menteri Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan realisasi penanaman modal asing (PMA) telah kembali ke tren peningkatan setelah sempat melandai saat pandemi COVID-19, sejalan dengan perlambatan ekonomi global. Tercatat, realisasi PMA pada kuartal I-2023 meningkat sebesar 20,2% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.

Bahlil merincikan, berdasarkan asal negara, realisasi investasi kuartal I-2023 didominasi oleh

  • Singapura dengan realisasi sebesar US$4,3 miliar setara dengan Rp63 triliun (kurs Rp14.600 per dolar AS).
  • Hong Kong sebesar US$1,5 miliar atau Rp22 triliun
  • China US$1,2 miliar setara dengan Rp17,6,
  • Jepang sebesar US$1 miliar atau Rp14,6 triliun
  • Amerika Serikat sebesar US$0,8 miliar atau Rp11,7 triliun.

Bahlil mengatakan realisasi investasi dari Amerika Serikat pada kuartal I-2023 sedikit tertahan sejalan dengan perlambatan ekonomi di negara tersebut.

Sebelumnya Bahlil mengatakan, realisasi investasi pada kuartal I-2023 telah mencapai 328,9 triliun. Bahlil menjelaskan realisasi ini mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun lalu atau secara year on year (yoy) sebesar 16,5%. Namun jika dilihat berdasarkan target, realisasi investasi yang telah mencapai 23,5% dari target 2023 sebesar Rp1.400 triliun.

“Realisasi investasi di kuartal pertama mencapai Rp328,9 triliun, atau sama dengan 23,5% dari target investasi Rp1.400 triliun,” katanya dalam konferensi pers kuartal I-2023 pada Jumat, 28 April 2023. (*)

Tags SingapuraBagikan

RELATED NEWS

‌‌‌
‌‌‌
‌‌‌