Jembatan Hong Kong-Zhuhai-Macau Jadi Jembatan Laut Terpanjang di Dunia
(sijori.id) - Hong Kong-Zhuhai-Macau Bridge menjadi salah satu proyek infrastruktur paling ambisius di dunia. Jembatan laut sepanjang 55 kilometer tersebut menghubungkan tiga kota utama di selatan China, yakni Hong Kong, Zhuhai, dan Macau.
Dengan panjang mencapai 34 mil atau sekitar 55 kilometer, jembatan ini tercatat sebagai jembatan penyeberangan laut terpanjang di dunia.
Proyek raksasa tersebut membutuhkan waktu pembangunan selama sembilan tahun dengan biaya yang diperkirakan mencapai sekira Rp330 triliun.
Pangkas Waktu Tempuh Jadi 40 Menit
Kehadiran jembatan ini secara drastis mengurangi waktu perjalanan antarwilayah. Sebelum dibangun, perjalanan antara Hong Kong dan Zhuhai atau Macau biasanya ditempuh menggunakan kapal feri selama sekitar satu jam.
Kini perjalanan dapat dilakukan hanya dalam waktu sekitar 40 menit melalui jalur darat.
Jembatan ini menjadi bagian penting dari pengembangan kawasan Greater Bay Area yang diproyeksikan pemerintah China sebagai pusat ekonomi dan perdagangan utama di kawasan Asia.
Dengan konektivitas yang lebih cepat, arus perdagangan, logistik, dan mobilitas masyarakat di wilayah Guangdong, Hong Kong, dan Macau diharapkan semakin meningkat.
Dibangun di Tengah Tantangan Cuaca Ekstrem
Pembangunan jembatan dilakukan di salah satu jalur pelayaran tersibuk di China. Karena itu, desain konstruksi dibuat agar kapal-kapal besar tetap dapat melintas dengan aman.
Bagian utama jembatan terdiri atas tiga jembatan kanal navigasi utama, yakni:
- Jiuzhou Bridge
- Jianghai Bridge
- Qingzhou Bridge
Para insinyur juga menghadapi berbagai tantangan berat, mulai dari badai topan hingga kondisi laut yang ekstrem.
Struktur jembatan menggunakan sekitar 400 ribu ton baja dan dirancang tahan terhadap gempa bumi serta topan.
Selain itu, konstruksi tiang tunggal di dasar laut dibuat untuk meminimalkan gangguan terhadap arus air dan habitat satwa laut, termasuk lumba-lumba putih China.

Resmi Dibuka pada 2018
Jembatan ini resmi dibuka untuk publik pada Oktober 2018 melalui peresmian yang dipimpin Xi Jinping.
Dalam proyek tersebut, Arup turut terlibat dalam berbagai aspek desain dan rekayasa konstruksi, termasuk pembangunan pulau buatan serta koneksi jalan dan terowongan.
Infrastruktur pendukung lain seperti Tuen Mun-Chek Lap Kok Link juga dibangun untuk mengintegrasikan jembatan dengan jaringan transportasi regional.
Lalu Lintas Tembus 10 Juta Perjalanan
Menurut laporan Guangdong News, jumlah perjalanan kendaraan pelat tunggal dari Hong Kong dan Macau melalui jembatan tersebut telah melampaui 10 juta perjalanan hingga 25 Mei 2026.
Saat ini, rata-rata lalu lintas harian di jalur tersebut mencapai sekitar 11 ribu perjalanan per hari.
Keberadaan jembatan ini dinilai menjadi simbol ambisi besar China dalam membangun infrastruktur modern sekaligus memperkuat konektivitas ekonomi di kawasan selatan negara tersebut. (*)
