Jom Lakukan Intermittent Fasting demi Langsing

Pratiwi - Senin, 06 Februari 2023 16:52 WIB
Ilustrasi intermittent fasting

JAKARTA (sijori.id) — Intermittent fasting atau puasa intermiten belakangan ini populer di dunia kesehatan. Diet tersebut banyak dilakukan karena dianggap efektif menurunkan berat badan secara sehat, mudah dan berbiaya murah. Deddy Corbuzier menjadi salah satu pesohor yang memopulerkan intermittent fasting.

Lalu apa sebenarnya intermittent fasting? Intermittent fasting merupakan diet yang dilakuka dengan berpuasa dalam periode waktu tertentu. Jangka waktu puasa yang lazim diterapkan dalam diet intermiten adalah 12 sampai 40 jam.

Berbeda dengan metode diet lain yang perlu membatasi konsumsi makanan tertentu, diet ini tetap membolehkan Anda mengonsumsi makanan secara normal setelah puasa selesai. Anda juga tetap dapat mengonsumsi air putih atau minuman bebas kalori lain saat sedang berpuasa untuk mengisi energi. Berikut ini sejumlah tips intermittent fasting yang efektif turunkan berat badan dilansir dari Healthline:

Metode 16/8

Metode 16/8 mengharuskan Anda mengonnsumsi makanan dengan jangka waktu 8 jam, kemudian dilanjutkan dengan puasa selama 16 jam. Contohnya apabila Anda makan pada jam 11 siang hingga jam 7 malam (8 jam), maka Anda perlu berpuasa jam 7 malam hingga jam 11 siang keesokan harinya (16 jam).

Saat puasa, Anda tidak boleh mengonsumsi apa pun setelah makan malam dan melewatkan sarapan. Agar tetap terhidrasi, Anda tetap dapat minum air mineral, kopi atau minuman nol kalori lain.

Diet 5:2

Metode ini membagi hari puasa dalam sepekan. Anda dapat mengonsumsi makanan dengan porsi normal selama 5 hari dan berpuasa atau membatasi konsumsi kalori di bawah 500 kalori selama 2 hari dalam sepekan. Metode ini dianggap efektif menurunkan berat badan merujuk sejumlah studi.

Warrior Diet

Warrior diet dilakukan dengan mengonsumsi buah dan sayur pada siang hari, kemudian berlanjut mengonsumsi makanan dengan porsi normal pada malam hari. Pilihan makanan pada diet ini sangat mirip dengan diet Paleo yang didominasi makanan utuh dan tidak diproses.

Alternate-Day Fasting

Metode ini menyarankan Anda untuk berpuasa setiap hari. Selama berpuasa, Anda tetap boleh makan asal dalam batas 500 kalori. Metode ini juga bisa diselang-seling yakni puasa penuh pada satu hari, kemudian puasa dengan konsumsi makanan rendah kalori pada hari berikutnya. Namun sejumlah studi tidak menyarankan diet ini dilakukan pemula karena tergolong ekstrem. (*)

RELATED NEWS