Kejahatan Dunia Maya: Yang Sekejap, Yang Menyekap

Pratiwi - Rabu, 21 Juni 2023 14:38 WIB
ilustrasi | freepik

(sijori.id) - Ini kisah nyata tapi, tentu saja identitas tak ditulis nyata. Ini kisah tentang seorang pemuda, yang masih duduk di bangku kuliah. Ia panik dililit pinjol. O, no, kisah ini bukan berkisah tentang pinjol itu sendiri tapi bagaimana pemuda itu bisa terlilit pinjol.

Petaka itu bermula kala sebuah pesan WA masuk di ponselnya. Pesan dari seorang perempuan yang tak ia kenal. Perempuan itu mengajak chit-chat sekadarnya. Merasa nyaman, Si Perempuan, entah ada di mana ,itu melakukan panggilan, video call.

Tidak curiga, panggilan itu diangkatnya.

Di sini mula petaka itu. Di layar ponsel perempuan itu sudah dalam kondisi tanpa busana!

Ups, Si Pemuda tidak meladeninya. Ia matikan panggilan video call itu. Sekejap, ya, sekejap saja ia berada di ruang virtual, video call, itu.

Pesan WA masuk lagi. Si Perempuan yang sama meminta sejumlah uang. Catatannya, bila tidak diberi, tangkapan layar hasil video call tadi ia akan sebar.

Si Pemuda panik. Ia turuti permintaan itu.

Permintaan uang tidak berhenti. Lagi, lagi dan lagi.

Seorang pemuda belum bekerja tidaklah memiliki banyak uang. Tabungan terkuras.

Kalut. Tak mau nama keluarga tercemar ia berusaha menuruti. Hingga kemudian pinjol jadi pilihan. Pinjol jadi tumpuan. Tidak cuman 1 pinjol tapi sederet.

Akhirnya masalah lain datang. Bagaimana melunasi utang?!

Begitulah sekilas kisah bagaimana "kejahatan" di dunia maya bisa terjadi. Entah ada berapa banyak orang yang mengalami hal serupa atau dengan modus berbeda. (*)

Editor: Pratiwi
Bagikan

RELATED NEWS

‌‌‌
‌‌‌
‌‌‌