Kemenimipas Luncurkan GCI, Solusi WNA Berdarah Indonesia Tanpa Ubah Kewarganegaraan
JAKARTA (sijori.id) – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) resmi meluncurkan program Global Citizenship of Indonesia (GCI) sebagai solusi atas persoalan kewarganegaraan ganda dalam sistem kewarganegaraan tunggal yang dianut Indonesia.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto mengatakan, melalui GCI, Direktorat Jenderal Imigrasi dapat memberikan izin tinggal tetap dengan masa berlaku tidak terbatas kepada warga negara asing yang memiliki hubungan darah, kekerabatan, historis, maupun ikatan kuat lainnya dengan Indonesia.
“GCI memberikan jalan keluar bagi persoalan kewarganegaraan ganda dengan memungkinkan WNA yang memiliki keterikatan kuat dengan Indonesia untuk tinggal secara permanen tanpa harus mengubah kewarganegaraannya atau melanggar regulasi yang berlaku,” ujar Agus dalam keterangan resmi, Rabu, seperti dikutip dari Antara.
Menurutnya, program ini menjadi bukti bahwa Indonesia mampu beradaptasi dengan dinamika global tanpa mengabaikan kedaulatan negara maupun prinsip kewarganegaraan tunggal.
GCI ditujukan bagi mantan WNI beserta anak dan cucunya, serta WNA yang tercatat secara sah sebagai pasangan dari WNI atau mantan WNI. Fasilitas ini juga berlaku bagi anak hasil perkawinan sah antara WNI dengan WNA.
Namun, pemerintah memberikan pembatasan tegas. Fasilitas ini tidak diberikan kepada WNA yang berasal dari wilayah yang pernah memisahkan diri dari Indonesia, individu yang terlibat aktivitas separatis, maupun mereka yang pernah menjadi aparatur sipil, intelijen, atau personel militer negara lain.
Pengajuan GCI dilakukan secara daring melalui laman evisa.imigrasi.go.id. Skema ini mengintegrasikan penerbitan visa tinggal terbatas, alih status izin tinggal sementara menjadi izin tinggal tetap, serta pemberian izin masuk kembali tanpa batas.
Agus menambahkan, kebijakan serupa telah diterapkan di sejumlah negara, salah satunya India melalui skema Overseas Citizenship.
“Keimigrasian Indonesia akan terus beradaptasi dengan kebutuhan dan tantangan global. Program GCI ini mencerminkan komitmen kami untuk meningkatkan layanan publik dan mengikuti perkembangan dunia internasional,” tegasnya. (*)
