KKP Rekrut 20 Ribu Awak Kapal Perikanan
JAKARTA (BP) — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membuka rekrutmen nasional bagi lebih dari 20 ribu tenaga profesional untuk mengisi posisi Awak Kapal Perikanan (AKP). Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat sumber daya manusia (SDM) sekaligus mendukung modernisasi sektor perikanan.
Informasi rekrutmen disampaikan melalui kanal resmi KKP, termasuk media sosial dan platform digital yang terintegrasi. Program ini juga sejalan dengan upaya peningkatan daya saing industri kelautan Indonesia di tingkat global.
Pendaftaran Terintegrasi Lewat E-LAUT
Untuk memastikan proses seleksi berjalan transparan dan efisien, KKP menggunakan platform digital E-LAUT sebagai kanal resmi pendaftaran. Sistem ini dirancang untuk memudahkan pelamar dalam mengakses informasi serta mengikuti tahapan seleksi secara daring.
Pendaftaran dibuka mulai 4 Mei hingga 4 Juni 2026. Seluruh proses dilakukan secara online melalui laman resmi yang telah disediakan KKP.
Posisi yang Dibutuhkan
Dalam rekrutmen ini, KKP membuka sejumlah posisi strategis di kapal perikanan, antara lain:
- Nakhoda
- Perwira
- Kepala Kamar Mesin
- Anak Buah Kapal (ABK)
Kebutuhan tenaga kerja dalam jumlah besar ini mencerminkan meningkatnya aktivitas dan kebutuhan operasional di sektor perikanan nasional.
Dorong Lapangan Kerja dan Modernisasi
KKP menegaskan bahwa program ini tidak hanya bertujuan membuka lapangan kerja baru, tetapi juga meningkatkan profesionalisme tenaga kerja di bidang kelautan. Dengan SDM yang lebih terlatih dan modern, diharapkan produktivitas dan keberlanjutan sektor perikanan dapat terus meningkat.
Dalam pernyataannya, KKP mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam program ini sebagai bagian dari kontribusi terhadap pembangunan ekonomi maritim nasional. (*)
